Jokowi Puji Langkah BTN Bangun Kantor di IKN
STOCKWATCH.ID (IKN) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) hari ini memulai pembangunan gedung baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh...
Gedung BTN di IKN ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2026. Dengan kehadiran BTN di IKN, diharapkan perseroan dapat meraup pangsa pasar KPR yang lebih besar. BTN telah bekerjasama dengan banyak pengembang perumahan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.
BTN juga telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Otorita IKN untuk potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan perumahan dan jasa layanan perbankan lainnya di IKN.
Nixon menambahkan bahwa konsep "Housing and Beyond" sejalan dengan cita-cita BTN untuk terus berinovasi dalam mendukung sektor perumahan. "Kami ingin menjadi solusi lengkap dalam ekosistem perumahan, mendukung pengembangan UMKM dan kebutuhan modal kerja di IKN," jelas Nixon.
BTN juga siap mendukung kebutuhan jasa perbankan lainnya seperti Bank Garansi, SCF, SKBDN, dan Kredit Modal Kerja Kontraktor, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis para pelaku usaha.
Dengan pembangunan ini, BTN menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan transformasi di Ibu Kota Nusantara.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...