Laba Bersih PGEO Melonjak 40% pada Kuartal I-2026, Produksi Listrik Tumbuh Pesat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026. Laba bersih emiten panas bumi ini melonjak 40% menjadi USD 43,899 juta. Angka...

Laba Bersih PGEO Melonjak 40% pada Kuartal I-2026, Produksi Listrik Tumbuh Pesat
Bacakan Artikel

Beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 2 berkapasitas 55 megawatt (MW) sejak pertengahan 2025 ikut memperkuat peningkatan produksi ini. PGEO turut mencatat kenaikan capacity factor sebesar 5,03% menjadi 90,77%. Sementara itu, availability factor perseroan meningkat 0,27% ke level 99,63%. Peningkatan ini menegaskan keandalan panas bumi sebagai tulang punggung energi nasional.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani menyebut pencapaian awal tahun ini merupakan hasil pemanfaatan operasional di berbagai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).

"Ke depan, untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, Perseroan terus mengakselerasi pengembangan berbagai proyek strategis," kata Ahmad Yani.

Tahun ini, PGEO mengejar target peningkatan produksi listrik dan uap terkonsolidasi hingga 5.255 GWh. Perseroan tengah menyiapkan PLTP Hululais Unit 1 & 2 berkapasitas 2x55 MW dan proyek co-generation dengan total kapasitas 230 MW.

Dalam jangka menengah, PGEO menargetkan kapasitas terpasang sebesar 1 gigawatt (GW) pada 2028. Target ini berlanjut menjadi 1,8 GW pada 2034. Perseroan juga terus mengoptimalkan potensi panas bumi 3 GW yang telah teridentifikasi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: