Laba Bersih WIFI Meroket 108% Tembus Rp 330 Miliar, Internet Rakyat Jadi Primadona
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatat kinerja keuangan yang impresif selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan si...
Kinerja ini membuat laba usaha WIFI per 30 September 2025 naik 127,18% jadi Rp 574,24 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya, laba usaha tercatat Rp 252,77 miliar.
Tahun ini perseroan membukukan penghasilan keuangan senilai Rp 40,21 miliar, sedangkan pada tahun lalu pos ini hanya tercatat Rp 446 juta. Setelah dikurangi biaya keuangan senilai Rp 204,59 miliar, laba sebelum pajak penghasilan WIFI per 30 September 2025 adalah Rp 409,85 miliar. Angka ini tumbuh 127,77% dari Rp 179,94 miliar di tahun lalu.
Kontribusi Surge kepada negara berupa beban pajak penghasilan neto periode ini naik signifikan menjadi Rp 79,67 miliar. Dengan berbagai catatan ini, laba neto periode berjalan per 30 September 2025 mengalami lonjakan menjadi Rp 330,18 miliar. Angka ini naik 108,13% dari periode sama tahun 2024 yang hanya Rp 158,64 miliar.
Dari laba tersebut, laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 71,03% ke Rp 260,09 miliar. Sebelumnya, angka ini hanya Rp 152,07 miliar.
Sementara itu, laba neto periode berjalan yang diatribusikan kepada non pengendali juga naik jadi Rp 70,09 miliar dari hanya Rp 6,56 miliar. Dengan demikian, laba per saham dasar WIFI periode ini mencapai Rp 105,54 per lembar. Angka ini naik jauh jika dibandingkan periode tahun lalu yang hanya Rp 64,54 per saham dasar.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah