Laba Bersih WIFI Meroket 108% Tembus Rp 330 Miliar, Internet Rakyat Jadi Primadona
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatat kinerja keuangan yang impresif selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan si...
Dari sisi neraca, total aset WIFI melonjak sebesar 331,32% menjadi Rp 12,54 triliun pada 30 September 2025. Nilai ini naik signifikan dari periode 31 Desember 2024 yang hanya Rp 2,907 triliun.
Ekuitas Grup mengalami kenaikan signifikan sebesar 749,90% dari Rp 969,84 miliar menjadi Rp 8,18 triliun. Peningkatan ini menyebabkan proporsi ekuitas terhadap total aset mencapai 65,28%. Hal ini menandakan struktur permodalan yang kuat.
Total Liabilitas juga meningkat sebesar 124,69% menjadi Rp 4,35 triliun. Namun, porsi liabilitas dalam pendanaan aset menjadi 34,72%. Rasio pengungkit (Gearing Ratio) per 30 September 2025 berada pada level negatif, yaitu (0,17). Posisi ini menunjukkan liabilitas neto yang lebih rendah dibandingkan kas dan setara kas.
Meski kinerja cemerlang, penurunan harga saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) belakangan ini telah menjadi sorotan. Direksi WIFI menekankan koreksi ini tidak boleh disalahartikan sebagai penurunan fundamental bisnis. Hal ini melainkan penyesuaian pasar sementara akibat perubahan struktur modal yang mendukung fase ekspansi perusahaan yang sangat agresif.
Salah satu pemicunya adalah lonjakan beban bunga. Investasi di depan (Capex) menjadi kunci penjelasannya. Utang obligasi WIFI melonjak signifikan dari Rp 600 Miliar menjadi Rp 2,5 Triliun. Dana segar ini didapatkan sepenuhnya untuk membiayai ekspansi, yang membuat total aset perusahaan meroket hingga Rp 12,5 Triliun.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah