Rabu, Desember 17, 2025
27.9 C
Jakarta

Medco Energi (MEDC) Tambah Kapasitas 39 MW pada Sistem Kelistrikan Batam–Bintan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak perusahaannya, PT Medco Power Indonesia (Medco Power), telah memulai operasi komersial (COD) Pembangkit Listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 39 MW di Tanjung Uncang, Batam, pada 8 November 2025.

Proyek ini dikembangkan oleh anak perusahaan Medco Power, PT Energi Listrik Batam (ELB), berdasarkan perjanjian jual beli listrik jangka panjang dengan PT PLN Batam. Melalui proyek ini, fasilitas open-cycle berkapasitas 70 MW yang sudah ada dikonversi menjadi pembangkit listrik combined cycle berkapasitas 109 MW.

Dengan memanfaatkan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan listrik tambahan melalui turbin uap, efisiensi pembangkit meningkat dan menurunkan intensitas karbon dari 0,8 menjadi 0,4 ton CO₂ per MWh, sekaligus memperkuat pasokan listrik bagi pertumbuhan industri di Batam dan Bintan.

Presiden Direktur & CEO Medco Power Indonesia Eka Satria, mengatakan, proyek Add-On ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. “Dengan menghasilkan lebih banyak listrik dari sumber energi yang sama, proyek ini meningkatkan kinerja keseluruhan dan menurunkan intensitas karbon, sejalan dengan fokus kami untuk mengoptimalkan aset yang ada untuk memenuhi kebutuhan listrik,” ujarnya.

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, menambahkan,“Proyek ini menunjukkan komitmen MedcoEnergi untuk terus membangun portofolio ketenagalistrikan yang lebih efisien dan rendah karbon, sekaligus berkontribusi terhadap keandalan energi nasional serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia”.

Proyek ini, lanjut Roberto, diselesaikan dengan lebih dari 2,7 juta jam kerja aman tanpa insiden kehilangan waktu kerja, menegaskan standar operasi yang tinggi serta komitmen Medco Power terhadap keselamatan dan kinerja. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gagal Naik, IHSG Turun 0,11% Dipicu Saham-saham Ini, Mayoritas Bursa Asia Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di level 8.708,327, Indeks Harga...

Baru Bebas Suspensi, Dua Saham Ini Resmi Masuk Papan Pemantauan Khusus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil...

Pertahankan Kepemilikan, Fore Kopi (FORE) Suntik Modal Anak Usaha di Singapura USD250.000

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengumumkan,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru