Melesat 1.629%, Laba Lippo Karawaci Rp19,88 Triliun di Semester I 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan laba Rp19,88 triliun (Rp280,61 per saham) pada semester I 2024, melesat 1.629,68% jika dibandingkan Rp1,14 triliun (Rp16,22 per saham...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan laba Rp19,88 triliun (Rp280,61 per saham) pada semester I 2024, melesat 1.629,68% jika dibandingkan Rp1,14 triliun (Rp16,22 per saham) pada periode sama 2023.
Kenaikan laba LPKR tersebut, seperti dilansir dari laporan keuangan per Juni 2024, yang dipublikasikan, Rabu (18/9/2024), didukung antara lain oleh penghasilan lainnya yang meroket 1.443% menjadi Rp21,14 triliun pada semester I 2024, dari Rp1,37 triliun pada semester I 2023.
Lonjakan penghasilan lainnya disertai peningkatan beban lainnya sebesar 717,87% menjadi Rp1,25 triliun pada semester I 2024, dari Rp153,11 miliar pada semester I 2023. Namun, emiten properti beraset Rp54,02 triliun per Juni 2024 itu mencatatkan laba usaha sebesar Rp21,20 triliun pada semester I 2024, melonjak 759,97% jika dibandingkan Rp2,46 triliun pada semester I 2023.
Pendapatan bersih LPKR mencapai Rp7,94 triliun pada semester I 2024, turun 0,15% dari Rp7,95 triliun pada periode sama 2023. Penyumbang terbesar pendapatan LPKR semester I 2024 dari lini usaha pengelolaan rumah sakit yakni sebesar Rp5,05 triliun. Sedangkan lini bisnis real estate development mengkontribusi Rp2,29 triliun, dan lini usaha lifestyle menyumbang Rp652 miliar.
Total liabilitas Lippo Karawaci (LPKR) per Juni 2024 sebesar Rp21,6 triliun, turun sekitar 27,9% dari Rp29,96 triliun per Desember 2023. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp7,19 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp14,4 triliun. Adapun jumlah ekuitas Perseroan per Juni 2024 sebesar Rp32,42 triliun. (konrad)
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...