Pasokan Bahan Baku Berkurang, INRU Hentikan Sementara Pabrik Pulp

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) mengumumkan, pihaknya telah menghentikan sementara operasional pabrik pulp Perseroan sejak 17 Oktober hingga 01 November 2024. Penghentian operasional pabrik pulp iniĀ  bukan kegiatan rutin Perseroan.

Direksi INRU dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis (17/10/2024) mengemukakan, penghentian sementara aktivitas operasi pabrik pulp karena berkurangnya pasokan bahan baku (kayu) dari sebagian wilayah kegiatan operasional Perseroan. ā€œIni akibat adanya klaim-klaim tanah yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di wilayah operasional PBPH Perseroan,ā€ tulis Direksi.

Menurut Direksi, dampak dari penghentian sementara operasional pabrik pulpĀ  terhadap keuangan Perseroan adalah berkurangnya penghasilan akibat hilangnya hasil produksi selama penghentian sementara tersebut.

Selain itu, lanjut Direksi, dampak terhadap ekonomi sekitar yakni menurunnya perekonomian lokal di sekitar operasional pabrik, terutama di Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Namun, tidak ada dampak hukum ataupun kelangsungan usaha Perseroan akibat penghentian sementara pabrik.

Sekedar informasi, hingga semester I 2024, INRU masih mencatat kerugian sebesar US$1,44 juta, turun 90,98% dari rugi US$16,01 juta pada semester I 2023, Meski merugi, penjualan bersih emiten beraset US$479,54 juta per Juni 2024 itu tumbuh 27,84% jadi US$51,72 juta pada semester I 2024, dari US$40,45 juta.

PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1983 dan bergerak dalam bidang produksi dan perdagangan bubur kertas, bahan kimia dasar, produk kayu, serta pengembangan konsesi hutan tanaman industri.

Perseroan mulai melakukan operasi komersial dimulai pada bulan April 1989. Produk perusahaan dipasarkan di dalam negeri dan internasional. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Ekspansi, Jangan Cuma Jadi ā€œJago Kandangā€

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong...

Pramono Kumpulkan Bos BUMD, Targetkan Konsolidasi 1 Tahun Hadapi Tantangan Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar BUMD...

Maybank Indonesia Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunannya

STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru