STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induks sebesar Rp9,43 miliar (Rp1,06 per saham) pada triwulan I 2026, melonjak 60,47% jika dibandingkan Rp5,87 miliar (Rp0,84 per saham) pada periode sama 2025.
Pertumbuhan laba FORE tersebut, menurut laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang diumumkan di Jakarta, Senin 20 April 2026, ditunjang oleh penjualan bersih yang tumbuh 52,37% menjadi Rp444,45 miliar pada triwulan I 2026, dari Rp291,68 miliar pada triwulan I 2025.
Penjualan terbesar FORE pada Januari-Maret 2026 didominasi oleh minuman yakni Rp461,09 miliar, naik 52% dari Rp303,28 miliar pada periode sama 2025. Disusul makanan menyumbang sebesar Rp56,82 miliar, dan lain-lain sekitar Rp1,9 miliar.
Seiring penjualan, beban pokok penjualan FORE juga meningkat 54,34% menjadi Rp170,73 miliar pada triwulan I 2026, dari Rp110,64 miliar pada triwulan I 2025. Laba kotor Perseroan tumbuh 51,16% menjadi Rp273,67 milar pada triwulan I 2026, dibanding Rp181,03 miliar di triwulan I 2025.
Pada saat yang sama, beban operasional FORE juga naik sebesar 49,99%, dari Rp171,61 miliar pada triwulan I 2025, menjadi 57,41 miliar pada triwulan I 2026. Namun, laba operasi FORE melonjak 72,49% menjadi Rp16,26 miliar pada triwulan I 2026, dibanding Rp9,42 miliar pada triwulan I 2025. (konrad)
