spot_img

Pemerintah Lelang 9 Seri SUN Besok, Target Dana Capai Rp36 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah pada Selasa, 26 Mei 2026. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026.

Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), target indikatif dari lelang ini ditetapkan sebesar Rp36 triliun. Adapun target maksimal mencapai 150% dari target indikatif tersebut.

Lelang dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Tanggal setelmen jatuh pada Selasa, 2 Juni 2026.

“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026,” tulis DJPPR dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (25/5/2026).

Pemerintah menawarkan sembilan seri SUN yang terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Fixed Rate (FR). Seri tersebut antara lain SPN12260702 (reopening), SPN03260831 (new issuance), dan SPN12270517 (reopening) dengan tingkat kupon diskonto.

Selain itu, terdapat seri FR0109 dengan kupon 5,87500%, FR0108 sebesar 6,50000%, FR0106 dan FR0107 masing-masing 7,12500%. Pemerintah juga menawarkan seri FR0102 dan FR0105 dengan tingkat kupon yang sama yaitu 6,87500%.

Penjualan instrumen utang ini menggunakan sistem pelelangan Bank Indonesia. Metode yang digunakan adalah harga beragam (multiple price). SUN yang dilelang memiliki nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran kompetitif akan membayar sesuai yield yang diajukan. Sementara itu, penawar non-kompetitif akan membayar sesuai yield rata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.

Alokasi pembelian non-kompetitif untuk seri SPN maksimal 99% dari penawaran yang dimenangkan. Sedangkan untuk seri FR, alokasi non-kompetitif dipatok maksimal 30%.

Lelang ini dapat diikuti oleh semua pihak, baik investor individu maupun institusi. Namun, penyampaian penawaran harus melalui peserta lelang. Daftar peserta lelang terdiri dari 22 dealer utama, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bank Indonesia.

Pengumuman rencana lelang ini juga disampaikan oleh manajemen PT Bursa Efek Indonesia. Informasi tersebut ditandatangani oleh Kadiv Penilaian Perusahaan 1 BEI, Vera Florida, serta Kadiv Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A.

Vera dan Pande menyampaikan rencana ini melalui surat No. Peng-LSB-00006/BEI.PP1/05-2026. “Rencana Lelang Surat Utang Negara pada hari Selasa, tanggal 26 Mei 2026,” tulis manajemen BEI dalam dokumen tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham KING, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan...

IHSG Diprediksi Koreksi, BNI Sekuritas Ungkap 6 Saham Pilihan Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Enam Saham Masuk Jadwal Cum Dividen Hari Ini, Simak Rinciannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Enam perusahaan tercatat di Bursa Efek...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru