STOCKWATCH.ID ()JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) membawa kabar gembira bagi para pemegang sahamnya. Emiten energi ini berencana membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025.
Keputusan ini mengacu pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 22 Mei 2026. Informasi tersebut dikutip Selasa (26/5/2026) WIB dari laporan keterbukaan informasi perusahaan.
Corporate Secretary PGAS, Fajriyah Usman menyampaikan perseroan telah menentukan total nilai dividen yang akan dibagikan.
“Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2026,” tulis Fajriyah dalam laporannya.
Nilai total dividen yang disiapkan mencapai USD 172,29 juta. Bagi para pemegang saham, dividen per saham yang akan diterima adalah sebesar Rp125,60. Perseroan juga memastikan tidak ada efek bersifat ekuitas lain yang bisa dikonversi menjadi saham dalam pembagian kali ini.
Data keuangan per 31 Desember 2025 menjadi dasar pembagian dividen ini. Pada periode tersebut, Usman memaparkan laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 215,36 juta.
Angka tersebut sama dengan jumlah saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya, yakni USD 215,36 juta. Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat sebesar USD 3,61 miliar.
Investor yang mengincar dividen ini perlu memperhatikan jadwal penting berikut. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026. Sementara, ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada 5 Juni 2026.
Untuk pasar tunai, cum dividen akan dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Adapun ex dividen di pasar tunai jatuh pada 9 Juni 2026.
Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai akan dipastikan pada 8 Juni 2026 pukul 00:00 WIB. Terakhir, PGAS akan melakukan pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham pada 24 Juni 2026.
Laporan ini sekaligus menjadi koreksi atas surat sebelumnya nomor 033400.S/KU.06.01/COS/2026 tanggal 25 Mei 2026. Seluruh proses pembagian dividen ini telah mendapatkan status efektif pada 22 Mei 2026.

