PSAT Siap Melantai di Bursa, Tawarkan 222 Juta Saham Mulai Harga Rp 850 per Lembar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) resmi memulai proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Calon emiten ini bakal melepas sebanyak 222.35...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) resmi memulai proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Calon emiten ini bakal melepas sebanyak 222.353.000 saham kepada publik. Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO.
Mengutip informasi awal PSAT di laman e-Ipo, penawaran awal atau book building akan berlangsung mulai 23 Juni hingga 25 Juni 2025.ย Adapun harga penawaran saham ditetapkan pada kisaran Rp 850 hingga Rp 900 per lembar. Dari aksi korporasi ini, Perseroan berpotensi meraup dana dana segar berkisar antara Rp189 miliar sampai dengan Rp200 miliar.
Untuk memuluskan proses IPO ini, manajemen PSAT menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus penjamin emisi efek.
Untuk diketahui, PSAT merupakan perusahaan pelayaran yang berdiri sejak April 2007 dan berbasis di Jakarta Utara. PSAT bergerak di bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum dan barang khusus, serta menjalankan usaha sebagai perusahaan holding.
Perusahaan ini memiliki armada yang cukup besar dan beragam, yakni 36 unit tugboat, 29 unit tongkang, dan 2 kapal bulk carrier milik anak perusahaan. Tugboat digunakan untuk membantu manuver kapal lain di perairan yang sempit, sedangkan tongkang berfungsi mengangkut berbagai jenis kargo seperti bahan tambang, pasir, dan batu bara.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...