BTN Terapkan AI untuk Tingkatkan Bisnis dan Manajemen Risiko

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN kini menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang didukung oleh Big Data dan Machine Learning secara...

BTN Terapkan AI untuk Tingkatkan Bisnis dan Manajemen Risiko
Bacakan Artikel

Beberapa bidang bisnis BTN yang sudah menerapkan AI antara lain adalah penentuan segmentasi nasabah, cross-sell dan up-sell produk, aktivitas digital campaign, serta program retensi dan winback. Dengan AI, proses informasi, promosi, dan penawaran produk menjadi lebih tepat sasaran sesuai dengan profil dan kebutuhan nasabah.

AI juga digunakan dalam manajemen risiko perbankan, seperti Credit Scoring, Early Warning System, dan Probability of Default untuk menjaga kolektabilitas nasabah. Dalam model Probability of Default, BTN menggunakan Talkbot sebagai channel interaksi dengan nasabah.

Penerapan AI telah memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan bisnis BTN. Pada kuartal I/2024, kredit BTN tumbuh 14,8% menjadi Rp344,24 triliun dibandingkan Rp288,74 triliun pada kuartal I/2023. Current Account & Saving Account (CASA) juga tumbuh 7,1% menjadi Rp178,6 triliun dibandingkan Rp166,8 triliun pada kuartal I/2023.

Dalam manajemen risiko, kualitas kredit BTN juga membaik. Tingkat non-Performing Loan (NPL) gross turun menjadi 3% dari 3,54% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun NPL net berkurang menjadi 1,38% dari 1,46% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan implementasi AI ini, BTN optimis dapat terus memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan nasabah di tengah transformasi digital yang berlangsung.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2