Laba Berkah Prima Perkasa (BLUE) Turun 11,52% pada 2025, Ini Pemicunya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), mencatat laba bersih sebesar Rp14,49 miliar (Rp34,67 per saham) pada 2025, turun 11,52% jika dibandingkan Rp16,37 miliar (Rp39,18 per saham...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), mencatat laba bersih sebesar Rp14,49 miliar (Rp34,67 per saham) pada 2025, turun 11,52% jika dibandingkan Rp16,37 miliar (Rp39,18 per saham) pada periode sama 2024.
Menurut laporan keuangan Desember 2024 yang diumumkan, Sabtu, 14 Februari 2026, pendapatan emiten jasa penunjang percetakan itu merosotย sebesar 11,91% menjadi Rp141,12 miliar pada 2025, dari tahun sebelumnya Rp160,22 miliar.
Penurunan pendapatan disertai berkurangnya beban pokok pendapatan BLUE sebesar 12,,46%, dari Rp105,87 miliar tahun 2024, menjadi Rp92,68 miliar pada periode sama 2025. Akan tetapi, laba kotor Perseroan turun 10,85% menjadi Rp48,44 miliar pada 2025 dibanding Rp54,34 miliar pada tahun 2024.
Di sisi lain, beban penjualan BLUE juga turun 24,02% ke Rp6,46 miliar pada 2025, dari periode sama sebelumnya Rp8,51 miliar. Beban umum dan administrasi, turunย sebesar 4,32%ย menjadi Rp227,86 miliar dari Rp23,9 miliar pada 2024.
Namun, laba usaha emiten yang bergerak di bidang pedagang grosir peralatan komputer, alat tulis, dan kegiatan percetakan itu turun 8,82% menjadi Rp19,26 miliar pada 2025 dibanding Rp21,13 miliar pada tahun 2024.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...