Melesat 34,31%, BEI Langsung Hentikan Sementara Perdagangan Saham Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK). Langkah ini diambil setelah terjadinya lonjakan harga yang s...
Pada penutupan perdagangan Jumat, (23/5/2025), saham TGUK tercatat melonjak 34,31% atau naik 35 poin menjadi Rp137 per saham. Angka ini menjadi level penutupan tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Adapun harga terendah saham ini dalam 52 minggu terakhir tercatat di level Rp50.
Saham TGUK dibuka di level Rp102 dan bergerak di rentang harga Rp102 hingga Rp137 sepanjang hari. Volume transaksi tercatat mencapai 155,95 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp20,69 miliar.
Saham ini juga tercatat diperdagangkan sebanyak 4.646 kali dalam sehari. Kapitalisasi pasar perusahaan kini berada di angka sekitar Rp489,29 miliar.
Dengan penghentian sementara ini, BEI berharap investor tetap berhati-hati dan memperhatikan setiap informasi resmi dari emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...