Sempat Disuspensi Gegara Naik Brutal, Saham Ini Bisa Diperdagangkan Lagi!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Setelah sempat disuspensi hampir sepekan, saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) akhirnya kembali bisa diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI secara resmi membuka...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Setelah sempat disuspensi hampir sepekan, saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) akhirnya kembali bisa diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI secara resmi membuka kembali perdagangan saham SOLA pada sesi I tanggal 26 Juni 2025. Informasi ini disampaikan dalam keterbukaan yang dirilis pada Rabu (25/6/2025).
"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham SOLA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 26 Juni 2025," ujar Pande Made Kusuma Ari A, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI.
Sebelumnya, saham SOLA dihentikan sementara sejak 19 Juni 2025. Penghentian dilakukan karena terjadi lonjakan harga yang dinilai tidak wajar. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
BEI menyebut langkah ini sebagai upaya cooling down. Tujuannya agar investor punya waktu untuk mencerna informasi dari perusahaan dengan lebih tenang. "Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tegas Pande.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...