RSM Internasional Raih Pendapatan Rp161 Triliun di Tahun 2024, Simak Penjelasannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - RSM Internasional, penyedia jasa assurance, tax dan consulting terkemuka di dunia, membukukan pendapatan US$10 miliar atau setara Rp161 triliun pada tahun 2024, tumbuh 6% dar...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - RSM Internasional, penyedia jasa assurance, tax dan consulting terkemuka di dunia, membukukan pendapatan US$10 miliar atau setara Rp161 triliun pada tahun 2024, tumbuh 6% dari tahun 2023.
Pendapatan untuk jasa assurance meningkat sebesar 15%, sementara pendapatan dari jasa pajak naik sebesar 11% menjadi US$2,9 miliar, menjadikannya tahun kedua berturut-turut dengan pertumbuhan dua digit. Jasa konsultasi tetap stabil dengan pendapatan sebesar US$3,9 miliar. Hal ini membuktikan lini layanan tersebut memiliki kinerja terbaik selama 3 tahun berturut-turut.
Sementara itu, tujuh akuisisi yang dilakukan di seluruh Eropa, ditambah dengan meningkatnya permintaan layanan di wilayah tersebut, telah berkontribusi pada peningkatan 8% di semua lini layanan.
Di Afrika, menurut laporan tersebut, RSM mencapai pertumbuhan 17% yang ditandai dengan perkembangan berkelanjutan di semua lini layanan. Investasi strategis dalam talenta, teknologi, dan transformasi digital terbukti integral bagi pertumbuhan eksponensial RSM di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) sebesar 38% dalam pendapatan biaya dibandingkan dengan tahun 2023.
Kolaborasi regional yang berkelanjutan, didukung oleh penggabungan operasional enam Firma Anggota RSM di Amerika Latin, mendukung wilayah tersebut secara keseluruhan, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 13%.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...