spot_img

Provident Investasi Bersama Tekan Amandemen Perjanjian Pinjaman dengan United Overseas Bank Limited 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) menandatangani amandemen perjanjian pinjaman dan pernyataan kembali dengan Bank UOB pada 30 Mei 2024. Demikian dikemukakan Lim Na Lie, Sekretaris Perusahaan PALM dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (04/6/2024).

Lim mengemukakan, dalam amandemen tersebut United Overseas Bank Limited di Singapura menaikkan nilai pinjman menjadi US$135 juta. Pinjaman ini dijaminan dengan gadai atas rekening PALM yang dibuka di Bank UOB Indonesia sebagai bank rekening dan gadai atas rekening anak usahanya, yaitu PT Suwarna Arta Mandiri (SAM) yang dibuka di PT Bank UOB Indonesia, sebagai bank rekening.

Sebelumnya, pada 31 Agustus 2023, Perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas awal, dimana kreditur memberikan fasilitas kredit bergulir kepada Perseroan sampai dengan jumlah US$75 juta.

Selanjutya, PALM dan SAM dapat melakukan penarikan dan pemindahan atas uang yang terdapat dalam rekening yang digadaikan selama utang belum jatuh tempo dan tidak terjadi peristiwa cedera janji yang berkelanjutan dan berjangka waktu 18 bulan setelah tanggal berlaku perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali yang jatuh pada tanggal 6 Desember 2025.

Menurut Lim, pinjaman ini memiliki tingkat suku bunga atas fasilitas bergulir yang diberikan berdasarkan perjanjian, yaitu tingkat suku bunga persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari margin sejumlah 2,50% per tahun selama 12 bulan pertama. Selanjutnya margin sejumlah 2,85% per tahun pada dan sejak tanggal yang jatuh pada 12 bulan.

Adapun margin yang berlaku terhadap pinjaman yang telah ada sebelum ditandatanganinya Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali ini akan tetap sebesar 2,25% per tahun. (yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemerintah Perkuat Pengawasan DMO Batubara, Dorong PLN Percepatan Kontrak Pasokan 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian...

Direktur Utama BPR SAWA Jadi Tersangka, OJK Ungkap Dugaan Kredit Bermasalah Rp5,835 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan...

Program Biodiesel B50 Diluncurkan, ESDM Targetkan Hemat Devisa Rp170 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Peningkatan pemanfaatan biodiesel menjadi bagian dari...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru