STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham perorangan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) yakni Fitradityo Harjuno kembali mengurangi porsi kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Terkini, dia menjual sebanyak 35.000.000 unit (1,3%) saham NTBK melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 26 Februari 2026.
Menurut laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan, Jumat 27 Februari 2026, Fitradityo Harjuno menjual saham NTBK seharga Rp88 per lembar senilai senilai Rp3,08 miliar. Harga jual saham NTBK di atas, 3,29% lebih rendah dari harga pasar Rp91 per unit. Transaksi ini dilakukan untuk keperluan pribadi.
Pasca transaksi tersebut, porsi kepemilikan Fitradityo Harjuno atas saham NTBK turun menjadi 167.922.100 atau setara dengan 6,22%. Sebelum dilakukan transaksi tersebut, Fitradityo menguasai 202.922.100 unit atau 7,52% saham.
Sebelumnya, pada 19 Februari 2026, Fitradityo Harjuno menjual saham NTBK sebanyak 25.000.000 lembar pada harga Rp90 per lembar. Dari transaksi saham NTBK tersebut, Fitradityo Harjuno mengantongi cuan sebesar Rp2,25 miliar.
Di Bursa Efek Indonesia, pada perdagangan Jumat 27 Februari 2026, saham NTBK tercatat Rp91 per unit, tidak berubang dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama perdagangan periode 27 Januari 2926 sampai 26 Februari 2026, saham NTBK telah turun 12,5%, dari posisi Rp104 per saham menjadi Rp91 per saham.
PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK), merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan dan fabrikasi kendaraan khusus, yang mendukung industri minyak dan gas, dari hulu ke hilir, serta mineral dan pertambangan, perkayuan dan kehutanan, dan industri logistik.
Perusahaan ini dirintis pada tahun 1989 sebagai perusahaan manufaktur truk kecil oleh Ir. Bambang Susilo dan Ir. Ismu Prasetyo. Perusahaan didirikan tahun 2009. Beberapa kendaraan yang diproduksi perusahaan adalah side-dump trailer, trailer high-bed dan low-bed, tangki bahan bakar, mixer beton, truk crane, dll. (konrad)
