back to top

Intip Penguasa Saham GOLD: Tower Bersama Genggam 51%, Trio Konglomerat Jadi Pemilik Manfaat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) merilis Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 28 Februari 2026. Laporan ini mengungkap komposisi terbaru para pemegang saham perseroan di pasar modal.

Minat investor terhadap saham GOLD sedikit menyusut. Jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) berkurang 17 orang. Total pemodal kini turun menjadi 1.374 dari sebelumnya 1.391 nasabah.

PT Tower Bersama masih berstatus sebagai pemegang saham pengendali. Perusahaan ini menguasai 652,57 juta lembar saham atau porsi 51,09%. Posisi selanjutnya diisi oleh PT Amanda Cipta dengan kepemilikan 280,1 juta lembar saham atau 21,93%.

Deretan pemegang saham kakap lainnya turut menghiasi laporan ini. PT Mulia Sukses tercatat memiliki 108,17 juta lembar saham dengan porsi 8,47%. Sementara PT Trimegah memegang 102,65 juta lembar saham atau setara 8,03%.

Porsi kepemilikan publik di bawah 5% mencapai 133,72 juta lembar. Angka ini setara 10,48% dari total 1,27 miliar saham tercatat secara keseluruhan. Saham free float di pasar tercatat sebanyak 133,69 juta lembar atau mewakili 10,47%.

Laporan ini turut mengungkap nama-nama besar di balik layar perseroan. Tiga tokoh kondang pasar modal tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari GOLD. Ketiga konglomerat tersebut adalah Edwin Soeryadjaya, Winato Kartono, dan Djoko Susanto.

Lalu, bagaimana dengan kepemilikan saham jajaran petinggi perusahaan? Hanya satu direktur memiliki saham perseroan. Alexandra Yota selaku Direktur GOLD mengoleksi sedikit saham, yakni 34.700 lembar.

Tiga petinggi lainnya berstatus nihil kepemilikan saham. Komisaris Helmy Yusman, Komisaris Paulus Ridwan, dan Komisaris Theignatius Agus Salim dipastikan tidak memegang satu lembar pun saham perusahaan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Terus Naik pada Awal Perdagangan, Menguat 1,04% Tembus Kembali 7.500

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

BEI Lepas Suspensi, Saham LUCY Boleh Diperdagangkan Lagi Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara...

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pilarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli TKIM, MDKA, hingga INKP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sebagian besar saham berhasil rebound...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru