Dua Warga Kedoya Kuasai 54% Saham ROCK, Free Float Penuhi Ketentuan BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melaporkan struktur kepemilikan saham perseroan per 30 April 2026 masih didominasi oleh dua pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO), yakni Po Sun Kok dan Luciana.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek periode April 2026, kedua warga Kedoya ini masing-masing menggenggam 387,5 juta saham atau setara 27% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian, Po Sun Kok dan Luciana secara kolektif menguasai 54% saham ROCK.

Selain dua pengendali tersebut, pemegang saham besar lainnya adalah PT Pollux Hotels Groups yang memiliki 373,14 juta saham atau setara 26%.

Dengan komposisi tersebut, total saham yang dimiliki publik mencapai 287,03 juta lembar atau setara 20% dari total 1,43 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Porsi kepemilikan publik tersebut telah memenuhi ketentuan free float minimum sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI Nomor I-A. Untuk perusahaan yang tercatat di Papan Pengembangan, emiten wajib memiliki sedikitnya 50 juta saham yang dimiliki publik dan sekurang-kurangnya 15% dari total saham tercatat.

Dari sisi jumlah investor, ROCK memiliki 1.189 pemegang saham yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) per akhir April 2026. Jumlah tersebut turun 91 investor dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang mencapai 1.280 SID.

Meski demikian, jumlah investor ROCK masih jauh di atas batas minimum yang ditetapkan BEI, yaitu sekurang-kurangnya 300 pemegang saham.

Laporan tersebut juga menunjukkan seluruh jajaran manajemen perseroan tidak memiliki saham ROCK. Nama-nama seperti Faisal Rachman, Robert Joppy Kardinal, Po Wiwiek Purnomo, dan Dewi Susanti tercatat memiliki kepemilikan 0%.

Robert, Manager ROCK, menyampaikan laporan tersebut melalui sistem pelaporan elektronik BEI.

Dalam dokumen tersebut, manajemen menegaskan tanggung jawab penuh atas keakuratan informasi yang disampaikan kepada publik.

“Direksi bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis manajemen dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek April 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Struktur Kepemilikan AHAP Terungkap, Anthoni Salim di Balik Pengendali Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk...

Free Float SURE Masih di Bawah Ketentuan BEI, Ini Sosok UBO di Balik Pengendali

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Super Energy Tbk (SURE) menyampaikan...

Direktur BULL Wong Kevin Serok 2 Juta Lembar Saham Perusahaan Sendiri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Wong Kevin, Direktur PT Buana Lintas Lautan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru