spot_img

Cadangan Devisa April 2026 Terctat US$146,2 Miliar, Turun 1,35%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar US$146,2 miliar, turun 1,35% dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2026 sebesar US$148,2 miliar.

Menurut Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan global bond pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Ramdan  menjelaskan, kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons BI terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. Posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, BI meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“BI terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (08/5/2026).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cegah Pemadaman Berulang, Bahlil Minta PLN Segera Perkuat Mitigasi dan Benahi Sistem

STOCKWATCH.ID (PURWOREJO) – Pemerintah memberi perhatian terhadap pemadaman bergilir...

Himbara, Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun, Ini Penjelasan Rosan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama...

Begini Cara Bank Indonesia Menjaga Kecukupan Likuiditas di Pasar Uang dan Perbankan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk tetap...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru