spot_img

Bikin Parenting Lebih Seru dan Bebas Stres, Ini 5 Rahasia “Fun Dads” yang Bisa Ditiru Sekarang

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Para ayah yang menyenangkan atau “fun dads” ternyata memiliki rahasia sukses dalam mengasuh anak. Mereka cenderung merasa lebih bahagia saat berinteraksi dengan buah hati dibandingkan saat melakukan aktivitas harian lainnya. Pakar parenting sekaligus kontributor Jen Zamzow membagikan lima kebiasaan para ayah ini yang patut dicontoh untuk menciptakan hubungan keluarga lebih erat.

Mengutip CNBC, data menunjukkan ibu sering kali memikul beban pikiran rumah tangga lebih besar. Rata-rata ibu bertanggung jawab atas sekitar 73% pekerjaan rumah tangga kognitif. Sementara itu, pasangan mereka hanya menanggung 27%. Hal ini sering membuat ibu merasa stres.

Jen menjelaskan bermain sangat penting bukan hanya untuk anak, tapi juga bagi orang dewasa. Ia menyarankan para orang tua mulai meminjam kebiasaan ayah yang menyenangkan dalam pengasuhan.

Pertama, jangan terlalu memikirkan kesenangan. Bermain tidak harus menjadi sesuatu yang mewah atau luar biasa. Ayah yang menyenangkan memanfaatkan momen kecil seperti bermain LEGO lama atau berpura-pura menjadi monster saat bersiap di pagi hari.

Kedua, mulailah dengan tindakan, bukan perasaan. Banyak orang dewasa menunggu suasana hati yang ceria sebelum mau bermain. Ayah yang menyenangkan langsung memulai candaan atau mengubah tugas rumah menjadi tantangan seru.

Penulis Derek Thompson sempat menceritakan pengalamannya bermain monster dengan balitanya. “Tidak ada dalam hidup saya yang bisa mengantisipasi sandiwara pemburu-mangsa ini atau kegembiraan yang saya dapatkan darinya,” ujar Derek.

Ketiga, berikan ruang untuk interupsi. Orang dewasa sering kali cepat teralihkan oleh ponsel namun kesal saat diganggu oleh orang di sekitar mereka. Padahal, gangguan dari anak adalah ajakan untuk terhubung.

Keempat, keluar dari mode manajer. Mode manajer memang membantu mengatur jadwal keluarga dan membayar tagihan. Namun, bermain lebih seperti improvisasi yang membutuhkan rasa ingin tahu dan sikap adaptif. Ayah yang menyenangkan berani terlihat konyol dan melakukan kesalahan saat bermain bersama anak.

Kelima, jadikan kegembiraan sebagai poin utama. Kegembiraan dan koneksi antarmanusia adalah bagian penting dari kehidupan yang berkembang. Hal ini memberikan sesuatu yang tidak bisa didapatkan dari pekerjaan.

Novelis Michael Chabon memberikan pandangannya mengenai hal ini. “Buku-buku [saya], tidak seperti anak-anak saya, tidak membalas cinta saya,” kata Michael.

Jen menekankan ayah yang menyenangkan bukan berarti menghindari bagian sulit dari pengasuhan. Mereka tetap harus berbagi tugas rumah tangga yang tidak menyenangkan.

“Ayah yang menyenangkan, dalam kondisi terbaiknya, tidak menghindari pengasuhan yang serius. Mereka bersenang-senang karena mereka menganggapnya serius,” tutur Jen.

Menurut Jen, hidup yang baik mencakup pekerjaan dan tanggung jawab. Namun, hidup juga harus mencakup momen bermain di ruang tamu dan cerita lucu bersama orang yang dicintai. Hal ini menunjukkan orang tua sangat menghargai kehadiran anak-anak mereka

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cetak 100 Gol Hanya dalam 33 Laga, Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor 68 Tahun, Apa Penyebabnya?

STOCKWATCH.ID (PHILADELPHIA) – Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru....

BRI Jazz Gunung Series 2026 Padukan Musik, Alam dan Budaya, Ini Daftar Musisinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru