spot_img

Kios Hari-Hari Kembangkan 5 Agen BRILink di Jayapura, Layani Hingga 500 Transaksi per Hari

STOCKWATCH.ID (JAYAPURA) – Kios Hari-Hari milik Darwin Chandra berhasil berkembang dari sebuah kios sederhana menjadi jaringan lima titik layanan Agen BRILink di Kota Jayapura, Papua. Pengembangan usaha tersebut tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga lokal.

Darwin Chandra mengawali usahanya melalui kios Hari-Hari yang didirikan pada 14 Februari 2011 di Distrik Abepura, Kota Jayapura. Saat itu, kios tersebut hanya menjual kebutuhan pokok dengan jumlah dan jenis barang yang masih terbatas.

“Saat itu kios hanya menjual kebutuhan sehari-hari dengan jumlah barang yang masih terbatas. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Darwin.

Seiring perkembangan usaha, Darwin melihat kebutuhan masyarakat tidak hanya pada barang kebutuhan pokok, tetapi juga layanan keuangan yang mudah dijangkau. Kesempatan itu datang pada 2017 saat BRI menawarkan kerja sama kepada kios miliknya untuk menjadi Agen BRILink.

Darwin kemudian bergabung sebagai Agen BRILink dan mulai melayani berbagai transaksi perbankan, seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, serta layanan transaksi lainnya. Keputusan tersebut menjadi titik balik bagi usahanya. Dalam tiga bulan setelah menjadi Agen BRILink, ia berhasil mencapai target transaksi dalam Program Reward BRI dan memperoleh penghargaan berupa smartphone. Prestasi serupa kembali diraih pada periode berikutnya.

“Penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi yang cepat, dekat, dan mudah dijangkau. Dari sana, saya semakin yakin untuk mulai memperluas jaringan layanan,” kata Darwin.

Memasuki 2023, Darwin mempercepat ekspansi usahanya. Dalam dua tahun terakhir, usaha yang dirintis dari kios sederhana tersebut berkembang menjadi lima titik layanan Agen BRILink yang tersebar di Abepura, Kotaraja, dan Waena.

Selain menambah titik layanan, Darwin juga menghadirkan dua unit layanan bergerak menggunakan mobil. Konsep tersebut terinspirasi dari layanan jemput bola yang pernah ia lihat di Pulau Jawa. Kendaraan tersebut ditempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan sejumlah lokasi strategis lainnya.

“Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya dan saya tempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan beberapa titik strategis lainnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah,” jelas Darwin.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Pada 2024 dan 2025, Darwin memperoleh penghargaan umrah dari BRI setelah menempati peringkat ketujuh nasional sekaligus menjadi Agen BRILink terbaik di Papua berdasarkan pencapaian target transaksi. Prestasi itu kembali diraih pada 2025.

“Saya bersyukur atas pencapaian ini. Namun yang paling penting adalah bagaimana usaha yang kami jalankan bisa terus memberikan manfaat, membantu masyarakat bertransaksi dengan mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar. Saat ini, kami melayani sekitar 400 hingga 500 transaksi setiap hari, bahkan beberapa titik layanan beroperasi selama 24 jam,” tutur Darwin.

Pertumbuhan usaha tersebut juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Saat ini Darwin mempekerjakan 15 karyawan yang tersebar di berbagai titik layanan. Sekitar 70% dari total pekerja tersebut merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan Agen BRILink tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui semangat kewirausahaan, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat, BRILink Agen turut mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai wilayah,” ujar Akhmad.

Hingga Maret 2026, jumlah Agen BRILink telah mencapai 1,18 juta dan menjangkau lebih dari 80% desa di Indonesia atau sekitar 66.450 desa. BRI menilai capaian tersebut mempertegas peran Agen BRILink sebagai tulang punggung layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap transaksi perbankan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Berawal dari Kios Kecil, Pengusaha Jayapura Ini Kembangkan 5 Agen BRILink dan Serap 15 Tenaga Kerja

STOCKWATCH.ID (JAYAPURA) – Keberadaan Agen BRILink terus memperluas akses...

Komdigi Tangani 9.263 Kasus Pelanggaran HKI, Situs Ilegal Jadi Kanal Utama Konten Bajakan

STOCKWATCH.ID, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru