spot_img

Dihapus Hari Ini, Emiten Hary Tanoe (BCAP) Lunasi Obligasi Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) sudah menyiapkan dana jumbo untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 Seri B. Nilai pokok hutang yang dibayarkan mencapai Rp83,55 miliar.

Emiten milik taipan Hary Tanoesoedibjo ini telah menyediakan dana pelunasan surat utang yang jatuh tempo pada tanggal 27 Juni 2026 tersebut sejak awal Juni 2026. 

“Perseroan telah menyiapkan dana untuk pelunasan atas efek Obligasi Berkelanjutan III MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2023 Seri B, sebesar Rp83.555.000.000,” tulis Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk, Mashudi Hamka dalam laporan kesiapan dana yang dikutip Senin (29/6/2026).

Mashudi menandatangani laporan tersebut bersama Direktur BCAP, Peter Fajar. Pelunasan ini merupakan bagian dari kewajiban perusahaan kepada para pemegang surat utang.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi dengan kode BCAP03BCN2 ini mulai dihapus dari pencatatan (delisting) pada hari ini, Senin, 29 Juni 2026. Artinya, efek tersebut tidak lagi bisa diperdagangkan di pasar modal.

Sebagai informasi, obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III MNC Kapital Indonesia. Perusahaan menargetkan total dana Rp750 miliar dari program ini.

Pada tahap II tahun 2023, BCAP menerbitkan total obligasi sebesar Rp300 miliar. Penerbitan ini terbagi dalam dua seri, yaitu Seri A dan Seri B.

Seri A memiliki nilai pokok Rp216,44 miliar dengan bunga tetap 10,75% per tahun. Jangka waktu seri ini hanya 370 hari. Sementara itu, Seri B yang baru saja dilunasi memiliki bunga lebih tinggi, yaitu 11,25% per tahun dengan durasi tiga tahun.

Keamanan investasi ini dijamin dengan agunan khusus. Perusahaan menjaminkan gadai saham milik mereka di PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). Nilai jaminan tersebut minimal 125% dari total nilai pokok obligasi.

Dalam aksi korporasi ini, BCAP menggandeng tiga perusahaan sekuritas sebagai penjamin emisi. Ketiganya adalah PT MNC Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas. Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Obligasi ini sebelumnya juga mendapatkan peringkat idBBB+ (Triple B Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang cukup kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jaya Real Property (JRPT) Likuidasi Anak Usaha JMS, Ini Dampaknya bagi Bisnis

STOCKWATCH.ID (TANGERANG SELATAN) — PT Jaya Real Property Tbk...

Medela Potentia (MDLA) Guyur Pinjaman Rp30 Miliar ke Anak Usaha, Untuk Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melaporkan bahwa,...

BEI Catat 4 Perusahaan Rampungkan Rights Issue Rp3,89 Triliun, Sektor Properti Bersiap

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi korporasi melalui rights issue di Bursa...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru