spot_img

BEI Hentikan Perdagangan Obligasi Subordinasi Bank Victoria (BVIC) Rp250 Miliar Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) menyelesaikan masa berlaku salah satu surat utangnya. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019 telah memasuki masa jatuh tempo.

Surat utang dengan kode BVIC02SBCN1 ini berakhir pada 28 Juni 2026. Efek tersebut kini tidak lagi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pihak bursa menghentikan perdagangan instrumen ini mulai Senin 29 Juni 2026. Nilai pokok dari obligasi subordinasi tersebut mencapai Rp250 miliar.

Kadiv Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto memberikan penjelasan mengenai status surat utang ini. Ia didampingi oleh Kadiv Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A.

“Mulai tanggal 29 Juni 2026 maka efek sebagai berikut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia,” tulis Adi dan Pande dalam pengumuman bursa, dikutip Senin (29/6/2026).

Obligasi subordinasi ini sebelumnya memiliki jangka waktu selama 7 tahun. Masa penawaran awalnya sudah dilakukan pada 25 Juni 2019 lalu.

Selama masa berlakunya, investor mendapatkan bunga tetap. Besaran bunga obligasi ini mencapai 11,75% per tahun.

Pembayaran bunga dilakukan rutin oleh bank setiap 3 bulan sekali. Bank Victoria tercatat menunjuk PT Bank Mega Tbk sebagai Wali Amanat untuk penerbitan ini.

Surat utang ini juga telah mendapatkan penilaian dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Pefindo memberikan peringkat idBBB (Triple B) untuk obligasi subordinasi tersebut.

Sebagai informasi, obligasi subordinasi merupakan surat utang yang memiliki risiko lebih tinggi. Dalam prospektusnya, manajemen menjelaskan risiko utama perusahaan adalah risiko kredit.

Penurunan kinerja keuangan bisa memengaruhi tingkat kesehatan bank. Investor juga diingatkan mengenai risiko likuiditas karena instrumen ini sering digunakan untuk investasi jangka panjang.

Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II Bank Victoria. Target dana yang dikumpulkan dari seluruh tahap obligasi subordinasi ini adalah Rp800 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indofarma (INAF) Pangkas Nilai Kerugian 69,81% pada kuartal I 2026, Ini Faktor Kuncinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Kinerja keuangan PT Indofarma Tbk(INAF) berangsur membaik...

SGER Siapkan Rp 90 Miliar untuk Pelunasan Obligasi yang Jatuh Tempo 10 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)...

Buntut Penarikan Paksa Kendaraan di Serang, OJK Perintahkan TAFS Rombak Tata Kelola Penagihan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan pendalaman...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru