spot_img

Bursa Saham Asia Berguguran, Indeks Kospi Korea Selatan Anjlok 5,35% Hingga Kena “Sidecar”

STOCKWATCH.ID (SEOUL) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026).  Indeks Kospi di Korea Selatan memimpin penurunan tajam.  Sebagian besar pasar saham di wilayah ini berakhir di zona merah.

Mengutip CNBC, indeks Kospi merosot 5,35% ke level 7.246,79.  Penurunan drastis ini memicu tindakan darurat dari otoritas bursa setempat.  Bursa Efek Korea sempat menghentikan sementara perdagangan sisi jual untuk indeks tersebut.

Langkah penghentian sementara ini dikenal dengan istilah “sidecar”.  Kebijakan ini diambil untuk meredam gejolak pasar yang terlalu besar.  Meski begitu, Kospi tetap berakhir di posisi terendahnya pada hari itu.

Bursa Jepang juga mencatatkan rapor merah. Indeks Nikkei 225 turun 2,11% dan berakhir di posisi 66.819,05. Indeks Topix yang mencakup pasar lebih luas ikut melemah 1,37% menjadi 4.006,43.

Kondisi serupa terjadi di bursa Australia.  Indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 0,21% ke level 8.785,10. Penurunan ini sejalan dengan tren pelemahan yang melanda pasar regional Asia.

Pasar saham China daratan ikut tertekan.  Indeks CSI 300 melemah 0,77% ke posisi 4.755,53. Indeks Shanghai turun 0,49% ke level 3.970,88. Sementara itu, indeks Shenzhen jatuh lebih dalam sebesar 1,87% ke posisi 14.939,727.

Berbeda dengan bursa lainnya, indeks Hang Seng di Hong Kong justru melonjak. Indeks ini ditutup menguat 3% ke level 24.199,46. Capaian tersebut melawan tren pelemahan pasar Asia yang sedang terjadi.

Pasar saham India juga mengalami koreksi cukup dalam.  Indeks Nifty 50 merosot 2,12% ke level 23.882,05.  Kondisi ini menambah daftar panjang bursa Asia yang terpuruk pada pertengahan pekan ini.

Di Asia Tenggara, pergerakan bursa terpantau beragam.  Indeks SETI di Thailand melemah 1,74% ke posisi 1,576.25. Namun, indeks STI Singapura masih mampu menguat 0,51% ke level 5.369,57.

Indeks Taiwan juga berhasil parkir di zona hijau. Taiwan ditutup naik 0,56% dan berakhir di posisi 45.734,41. Di sisi lain, indeks NZX 50 Selandia Baru menguat tipis 0,02% ke level 13.667,96.  Sementara itu, bursa Malaysia tidak mencatatkan perubahan atau stagnan di posisi 1.683,61.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dow Jones Merosot 576 Poin, Trump Ancam Serang Iran Saat Harga Minyak Melambung

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Trump Ancam Iran, Bursa Saham Eropa Terperosok ke Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam...

Wall Street Melemah, Indeks Nasdaq Terperosok 1%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru