spot_img

Bank Mandiri (BMRI) Rampungkan Pengalihan 91,75 Juta Saham Buyback, Mayoritas Buat Program ESOP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) telah mengalihkan seluruh saham hasil pembelian kembali (buyback) sebanyak 91,75 juta saham hingga 30 Juni 2026. Pengalihan dilakukan secara bertahap sepanjang 24–29 Juni 2026, dengan sebagian besar dialokasikan untuk program kepemilikan saham karyawan atau Employee Stock Ownership Program (ESOP).

Terungkap, informasi tersebut disampaikan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat bernomor CEO/99/2026 tertanggal 07 Juli 2026 yang ditandatangani Direktur Utama BMRI, Riduan.

Dalam surat tersebut, BMRI menyampaikan laporan pengalihan saham hasil buyback sebagai tindak lanjut ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.

Perseroan juga menyebut pelaksanaan buyback mengacu pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar pada 25 Maret 2025.

Riduan dalam suratnya menyatakan, Perseroan telah melaksanakan pengalihan atas seluruh saham hasil pembelian kembali saham dengan rincian sebagaimana terlampir.

Berdasarkan laporan perkembangan pengalihan saham hasil pembelian kembali periode hingga 30 Juni 2026, BMRI sebelumnya menyelesaikan program buyback pada 25 Maret 2026 dengan total 91.750.000 saham. Harga rata-rata pembelian kembali tercatat sebesar Rp4.816 per saham.

Selanjutnya, pengalihan saham dilakukan dalam empat tahap. Pada 24 Juni 2026, Perseroan mengalihkan 73.361.600 saham sehingga tersisa 18.388.400 saham hasil buyback.

Sehari kemudian, 25 Juni 2026, BMRI kembali mengalihkan 281.100 saham melalui program kepemilikan saham karyawan dengan harga pengalihan Rp4.130 per saham. Setelah transaksi tersebut, sisa saham treasury menjadi 18.107.300 saham.

Pada 26 Juni 2026, Perseroan mengalihkan lagi 532.600 saham kepada karyawan melalui program yang sama. Sisa saham hasil buyback berkurang menjadi 17.574.700 saham.

Tahap terakhir dilakukan pada 29 Juni 2026. BMRI mengalihkan seluruh sisa 17.574.700 saham sehingga tidak ada lagi saham hasil pembelian kembali yang tersisa di treasury.

Dengan rampungnya seluruh proses tersebut, BMRI telah menyelesaikan pengalihan seluruh 91,75 juta saham hasil buyback sesuai ketentuan yang berlaku.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur CUAN Kartika Hendrawan Borong 200 Ribu Saham, Tambah Porsi Kepemilikan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Kartika Hendrawan, salah seorang Direktur PT Petrindo...

Tidak Bahas Dividen, RUPS KIOS Setujui Laporan Keuangan 2025  dan Pengurus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menyelenggarakan...

Keterbukaan Informasi Dinilai Memadai, BEI Buka Kembali Perdagangan Saham PEGE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru