STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukit Makmur Mandiri Utama Tbk (BOLD) atau BUMA mengumumkan perubahan susunan direksi perusahaan. Emiten penyedia jasa pertambangan umum ini mengangkat Brett McGuire sebagai direktur baru.
Perubahan ini mulai berlaku efektif sejak 4 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan.
Corporate Secretary BUMA, Riska Aurisna Febriane menjelaskan langkah ini sudah sesuai dengan ketentuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penunjukan tersebut juga telah disahkan melalui Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 67 tanggal 23 April 2026.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima serta mencatat perubahan ini. Pencatatan resmi tersebut tertuang dalam surat No. AHU-AH.01 09-0249836 tertanggal 4 Mei 2026.
Kehadiran Brett McGuire melengkapi jajaran direksi yang sebelumnya diisi oleh tiga orang. Manajemen memastikan perubahan susunan pengurus ini tidak membawa pengaruh negatif bagi stabilitas perusahaan.
“Tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan, operasional, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Riska dalam keterangan resmi kepada Bursa Efek Indonesia, Selasa (5/5/2026).
Berikut adalah susunan terbaru Direksi BUMA setelah perubahan tersebut:
Direksi:
- Direktur Utama: Ronald Sutardja
- Wakil Direktur Utama: Nanang Rizal Achyar
- Direktur: Silfanny Fadillah Bahar
- Direktur: Brett McGuire
Sebelum adanya perubahan ini, posisi Brett McGuire sebagai direktur belum tersedia dalam jajaran manajemen BUMA. Kini, dengan formasi baru, BUMA siap melanjutkan kegiatan operasional di sektor jasa pertambangan umum.
“Telah terjadi perubahan dalam susunan Direksi Perseroan,” pungkas Riska.
