STOCKWATCH.ID (NEW YORK) — Kontrak berjangka saham Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa malam (5/5/2026) waktu setempat. Kenaikan Wall Street Futures ini terjadi setelah Presiden Donald Trump menyatakan kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan dengan Iran.
Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,4%. Nasdaq 100 futures melonjak 0,8%. Sementara itu, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 120 poin atau 0,2%.
Sektor teknologi menjadi penggerak utama pada sesi perdagangan tambahan. Saham produsen cip Advanced Micro Devices (AMD) melesat hampir 15%. Perusahaan mengeluarkan prospek cerah untuk kuartal kedua dengan target pendapatan mencapai USD 11,2 miliar.
AMD juga melampaui ekspektasi pasar pada pendapatan dan laba kuartal pertama. Selain itu, produsen server Super Micro Computer melonjak 18%. Hal ini didorong oleh panduan kuartal keempat fiskal yang lebih baik dari perkiraan.
Indeks pasar luas S&P 500 menguat 0,81% pada penutupan Selasa. Nasdaq yang sarat teknologi naik 1,03%. Kedua indeks tersebut berhasil mencapai rekor penutupan tertinggi baru. Indeks Dow Jones juga bertambah 356,35 poin atau 0,73%.
Pergerakan positif ini didorong oleh laporan keuangan perusahaan yang solid. Sekitar 85% perusahaan S&P 500 yang sudah melapor menunjukkan kinerja di atas ekspektasi. Sebanyak 77% perusahaan memberikan kejutan kenaikan pada sisi pendapatan.
Sentimen investor semakin membaik setelah pernyataan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Ia menyebut gencatan senjata antara AS dan Iran tetap terjaga.
“Dua kapal komersial AS, bersama dengan kapal perusak Amerika, telah melintasi selat dengan aman,” ujar Pete Hegseth.
Lori Calvasina, Kepala Strategi Ekuitas AS di RBC Capital Markets, menilai pasar saham sedang menghadapi kekhawatiran geopolitik dengan optimisme. Ia menyoroti pengaruh besar sektor kecerdasan buatan (AI) terhadap laba perusahaan.
“Kami terus melihat tingkat revisi ke atas yang positif pada perdagangan terkait AI tersebut,” kata Lori Calvasina.
Pelaku pasar kini menanti laporan keuangan dari sejumlah perusahaan besar. Walt Disney, CVS Health, Kraft Heinz, Marriott, dan Uber Technologies dijadwalkan melapor sebelum pembukaan pasar Rabu. Investor juga akan memantau laporan penggajian sektor swasta ADP untuk bulan April.
