STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga 17 April 2026, satu perusahaan telah resmi melantai di pasar modal melalui proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menjadi emiten pertama yang sukses mencatatkan diri di BEI pada tahun 2026. Perusahaan logistik terintegrasi yang berfokus pada layanan angkutan multimoda, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Jumat 10 April 2026.
Dalam aksi korporasi ini, Perseroan menawarkan sebanyak 1.800.000.000 saham baru atau setara dengan 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran perdana sebesar Rp168 per saham, sehingga Perseroan berhasil menghimpun dana Rp302,4 miliar.
Saat ini, aktivitas pencatatan saham di BEI masih menunjukkan tren positif.
I Gede Nyoman Yetna mengatakan, masih banyak korporasi yang sedang mengantre untuk mencatatkan sahamnya.
“Hingga saat ini, terdapat 16 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Nyoman di Jakarta, Sabtu (18/06/2026).
Mayoritas calon emiten dalam daftar tersebut merupakan perusahaan dengan skala aset besar. Sebanyak 11 perusahaan memiliki nilai aset di atas Rp250 miliar.
Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan yang masuk kategori aset skala menengah. Kelompok ini memiliki nilai aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
Dalam pipeline kali ini, tidak ada perusahaan dengan kategori aset skala kecil di bawah Rp50 miliar. Distribusi sektor calon emiten pun cukup beragam.
Sektor Healthcare menjadi yang paling banyak dengan total 4 perusahaan atau setara 25%. Sektor Consumer Cyclicals dan Consumer Non-Cyclicals masing-masing menyumbang 3 perusahaan atau 18,8%.
Sektor Infrastructures dan Technology memiliki porsi yang sama, yakni masing-masing 2 perusahaan atau 12,5%. Sementara itu, sektor Energy dan Financials masing-masing diwakili oleh 1 perusahaan atau 6,3%.
Beberapa sektor terpantau belum memiliki calon emiten dalam antrean saat ini. Sektor tersebut meliputi Basic Materials, Industrials, Properties & Real Estate, serta Transportation & Logistic.
