STOCKWATCH.ID (SEOUL) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (1/6/2026). Indeks Kospi Korea Selatan sukses mencetak rekor tertinggi baru. Investor memantau ketidakpastian negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran usai pernyataan terbaru Presiden Donald Trump.
Mengutip CNBC International, indeks Kospi melonjak 3,68% ke level 8.788,38. Sebaliknya, indeks Kosdaq yang mencakup saham berkapitalisasi kecil turun 2,3% ke posisi 1.050,03. Saham raksasa teknologi Samsung Electronics terbang lebih dari 10% dan mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Bursa Jepang mencatatkan kinerja beragam. Indeks Nikkei 225 menguat 0,91% menjadi 66.934,33. Namun, indeks Topix justru melemah 0,42% ke level 3.940,7. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 ditutup stagnan pada posisi 8.729,4.
Pasar saham China daratan tertekan pada perdagangan hari ini. Indeks CSI 300 merosot 0,98% dan berakhir di level 4.844,26. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong merangkak naik 0,86% pada jam terakhir perdagangan.
Saham SoftBank Group melonjak 14% pada sesi Senin. Perusahaan mengumumkan rencana investasi 45 miliar Euro atau sekitar USD 53 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di Perancis selama lima tahun ke depan.
Fokus pasar tertuju pada proses negosiasi AS dan Iran yang kini memasuki bulan keempat. Trump mengungkapkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik belum mencapai tahap final. Ia terus mendesak perjanjian guna memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Trump mengaku tidak terburu-buru dalam menuntaskan perundingan tersebut. Meski menginginkan penyelesaian cepat, ia memperingatkan tindakan militer bisa kembali berlanjut jika negosiasi gagal. Sikap ini ia sampaikan dalam wawancara dengan Lara Trump di Fox News.
“Saya ingin mengatakan saya sedang terburu-buru karena harga bensin akan turun drastis, tetapi jika Anda terburu-buru, Anda tidak akan mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan,” ujar Trump. “Dan perlahan tapi pasti kita mendapatkan, menurut saya, apa yang kita inginkan, dan jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita akan mengakhirinya dengan cara yang berbeda.”
Sentimen di Asia juga dipengaruhi oleh penutupan Wall Street pada Jumat pekan lalu. Bursa saham AS tersebut berakhir pada rekor tertinggi baru. Kenaikan didorong oleh performa sektor teknologi di tengah penurunan harga minyak mentah.
Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,2% ke level 26.972,62. S&P 500 menguat 0,22% menjadi 7.580,06. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) juga melompat 363,49 poin atau 0,72% ke posisi 51.032,46.

