Efektif, Penggabungan Mandala Multifinance (MFlN) ke Dalam Adira Finance (ADMF)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rita Mirasari, Sekretaris Perusahaan PT Bank Danamon lndonesia Tbk (BDMN) menyampaikan tanggal efektif penggabungan PT Mandala Multifinance Tbk (MFlN) ke dalam PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), anak usaha BDMN.

“Penggabungan usaha antara ADMF (sebagai Perusahaan penerima penggabungan) dan MFIN (sebagai perusahaan yang menggabungkan diri) telah menjadi efektif pada tanggal 01 Oktober 2025,” katanya dalam keterbukaan informasi ke BEI, dikutip Kamis (02/10/2025).

Rita menjelaskan, tanggal efektif penggabungan ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Menteri Hukum Republik lndonesia (Menhum) terkait penggabungan dan perubahan Anggaran Dasar ADMF, yaitu Surat Menhum No. AHU-AH.01.09-0344609 tanggal 01 Oktober 2025 sehubungan dengan penerimaan pemberitahuan penggabungan Perseroan, dan Surat Menhum No. AHU-AH.01.03-0239735 tanggal 01 Oktober 2025 tentang penerimaan pemberitahuan atas perubahan Anggaran Dasar ADMF.

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (sebagaimana diubah) dan Peraturan OJK No. 74 Tahun 2016 tentang Penggabungan Usaha Atau Peleburan Usaha Perusahaan Terbuka (sebagaimana diubah), sebagai akibat dari Penggabungan, maka sejak tanggal efektif penggabungan seluruh aset, liabilitas, dan ekuitas MFIN (sebagai perusahaan yang menggabungkan diri) beralih karena hukum kepada ADMF (sebagai perusahaan penerima penggabungan.

Berikut, seluruh pemegang saham MFIN karena hukum menjadi pemegang saham ADMF berdasarkan tata cara penilaian dan konversi saham yang telah di atur di dalam rancangan penggabungan. Adapun sstatus badan hukum MFIN akan berakhir sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Komposisi pemegang saham pengendali ADMF setelah penggabungan adalah BDMN memiliki 920.700.000 lembar saham atau sebesar 74,50%, sedangkan MUFG Bank Ltd mengantongi 233.863.559 lembar saham atau sekitar 18,93%.

Menurut Rita, dengan penggabungan ini, ADMF memperkokoh posisinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di lndonesia, dengan dukungan kuat dari MUFG dan Perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Divestasi 0,06% Saham TRJA , Damai Investama Sukses Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Damai Investama Sukses, salah satu pemegang...

Harga Meroket 30,92%, BEI Suspensi Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara...

Mahar Atanta Sembiring Mundur dari Direktur Apexindo, Efektif Pasca RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru