STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur PT Avia Avian Tbk (AVIA), Robert Christian Tanoko menambah porsi kepemilikan dengan memborong sebanyak 3.500.000 lembar atau sekitar 0,005% dari total modal ditempatkan dan disetor saham emiten cat ini melalui di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 April 2026.
Menurut laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Selasa 21 April 2026, Robert Christian membeli saham AVIA di harga Rp372 per lembar sehingga menggelontorkan dana sebesar Rp1,3 miliar.
Sebelum transaksi, Robert menggenggam sebanyak 1.425.406.300 atau 2,3008% saham AVIA. Adapun setelah transaksi ini, kepemilikan Robert terhadap AVIA meningkat menjadi 1.428.906.300 lembar atau sekitar 2,3064% saham.
Pada perdagangan sesi I, Selasa 21 April 2026, saham AVIA tercatat naik 1,08% menjadi Rp376 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp372 per unit. Selama sepekan, saham AVIA turun 1,06%, dari Rp376 menjadi Rp372 per unit. Jika dibandingkan antara harga 17 Maret 2026 sebesar Rp390 terhadap harga penutupan kemarin, maka saham emiten produsen cat ini telah turun sebesar 4,61%.
Sepanjang tahun 2025, AVIA membukukan laba bersih sebesar Rp1,75 triliun, tumbuh 4,9% dibandingkan Rp1,62 triliun pada tahun 2024. Pertumbuhan laba ini didukung oleh pendapatan Perseroan yang naik 8,7% menjadi Rp8,12 triliun pada 2025, dibanding tahun sebelumnya. Volume penjualan AVIA naik sebesar 7,4% sepanjang tahun lalu didukung permintaan stabil pada segmen solusi arsitektur.
Seperti diketahui, PT Avia Avian Tbk (AVIA) atau Avian Brands, adalah produsen cat yang didirikan pada 1 November 1878, oleh Soetikno Tanoko di Sidoarjo. Pada awalnya, perusahaan hanya memproduksi cat kayu dan besi, tetapi sekarang memproduksi cat tembok, pelapis anti bocor, dan produk bahan bangunan lain.
Perusahaan memiliki berbagai merek, antara lain Avitex (cat tembok), Avian (cat), No Drop (pelapis anti bocor), Lenkote (cat tembok), Giant Mortar (semen instan), Absolute (pelapis atap), dan Avia (bahan pengencer cat). Saat ini perseroan memiliki tiga pabrik yang berlokasi di Sidoarjo, Serang, dan Cirebon. (konrad)
