Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

IHSG Diprediksi Turun Terbatas, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami penurunan yang relatif terbatas untuk rebound pada perdagangan Senin (26/9). Secara teknikal, indikator menunjukkan oversold & closing di atas support line.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG masih dalam trend Bullish selama berada di atas 7.148. Pada penutupan Jumat (23/9), IHSG closing di bawah 5 day MA. Menurut Andri, selama berada di atas support 7.148, IHSG masih berpeluang bullish.

“Level resistance pada perdagangan Senin (26/9) berada di leve 7.195/7.229/7.253/7.309 dan Support di level 7.148/7.116/7.073/7.015. IHSG diproyeksikan bergerak dengan perkiraan range range 7.130 – 7.230,” tulis Andri dalam riset, Senin (26/9).

Asal tahu, pada Jumat (23/9), IHSG ditutup melemah 0,56% ke level 7.178,583. Meski terkoreksi pada Jumat (23/9), IHSG masih menguat 0,14% sepanjang pekan lalu.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menuturkan, indeks bursa regional Asia Pasifik melemah pada Jumat (23/9). Bahkan, All Ordinaries dan Kospi Composite Index melemah signifikan sebesar masing-masing 1,92% dan 1,81%. Maxi menyebut, pelemahan ini mengikuti pergerakan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 1,62%. Begitu pula dengan S&P 500 yang turun 1,72%. Sementara itu, indeks Nasdaq terkoreksi 1,80%. Kenaikan suku bunga dan gejolak mata uang meningkatkan kekhawatiran akan adanya resesi global. Bersamaan Bursa Eropa turun signifikan, dimana FTSE 100 dan CAC 40 masing-masing melemah 1,97% dan 2,28%.

Berikut merupakan rekomendasi teknikal dari BNI Sekuritas untuk perdagangan Senin (26/9):

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Resistance : Rp 9.300, Rp 9.400, Rp 9.500, Rp 9.575.

Support: Rp 9.100, Rp 9.025, Rp 8.900, Rp 8.725.

Rekomendasi: buy Rp 9.100 – Rp 9.200, target Rp 9.300, Rp 9.500. Stop loss di bawah Rp 8.900.

2. PT Indika Energy Tbk (INDY)

Resistance : Rp 3.320, Rp 3.400, Rp 3.470, Rp 3.600.

Support: Rp 3.250, Rp 3.190, Rp 3.120, Rp 3.030.

Rekomendasi: buy if break Rp 3.270, target Rp 3.400, Rp 3.470. Stop loss di bawah Rp 3.100.

3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

Resistance : Rp 7.550, Rp 7.675, Rp 7.800, Rp 7.950.

Support: Rp 7.350, Rp 7.175, Rp 7.050, Rp 6.875.

Rekomendasi: Buy if break Rp 7.450, target Rp 7.550, Rp 7.675. Stop loss di bawah Rp 7.050.

4. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Resistance : Rp 2.730, Rp 2.770, Rp 2.830, Rp 2.900

Support: Rp 2.660, Rp 2.610, Rp 2.540, Rp 2.460.

Rekomendasi: Buy Rp 2.680- Rp 2.710, target Rp 2.750, Rp 2.770. Stop loss di bawah Rp 2.610.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru