Kegiatan Ekonomi Pasca Pemilu Kondusif, Laba BAYU Naik 32,18% di Triwulan I 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp21,40 miliar (Rp60,58 per saham) pada triwulan I 2024. Has...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp21,40 miliar (Rp60,58 per saham) pada triwulan I 2024. Hasil ini meningkat 32,18% dibandingkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp16,19 miliar (Rp45,83 per saham) di triwulan I 2023.
Hardy Karuniawan, Direktur BAYU, mengemukakan, kondisi ekonomi dan bisnis yang kondusif pasca Pemilu telah memberikan dampak positif pada peningkatan kegiatan usaha BAYU. โHal ini tercermin pada pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan di periode Januari sampai dengan Maret 2024,โ katanya dalam materi paparan publik BAYU, dikutip di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/6/2024).
Hardy menjelaskan, peningkatan laba Perseroan sepanjang triwulan I 2024, antara lain sejalan dengan kenaikan pendapatan bersih, peningkatan pendapatan lainnya dan penurunan beban keuangan sepanjang triwulan I 2024.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...