STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) melaporkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Gerbang Tol Banyudono.
Rapat dipimpin Komisaris Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Inonu Ferryanto. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan pemegang saham dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Sepanjang 2025, Perseroan membukukan pendapatan tol sebesar Rp281,58 miliar. Angka tersebut melonjak 669,1% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp36,61 miliar.
Kinerja operasional juga tercermin dari pertumbuhan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang mencapai Rp209,97 miliar. Nilai itu meningkat 17,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan menyebut capaian tersebut didorong efektivitas strategi bisnis, peningkatan kualitas pelayanan, serta efisiensi biaya yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dari sisi operasional, volume lalu lintas di Ruas Tol Jogja-Solo sepanjang 2025 mencapai 4.741.991 kendaraan. Jumlah itu meningkat 235% secara tahunan.
Rata-rata lalu lintas harian mencapai 12.992 kendaraan.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Jasamarga Jogja Solo membuka secara fungsional Ruas Prambanan-Purwomartani berdasarkan diskresi Kepolisian.
Perseroan juga menjalankan program peningkatan mutu aset secara intensif. Upaya tersebut membuat target Standar Pelayanan Minimum (SPM) tercapai 100% melalui sejumlah program strategis.
Dari sisi pembangunan, hingga awal Juni 2026 progres konstruksi Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai 92,35%. Sementara pembebasan lahannya mencapai 97,8%.
Adapun progres konstruksi Segmen Purwomartani-Maguwoharjo mencapai 40,84%, dengan pembebasan lahan sebesar 96,07%.
Sedangkan progres konstruksi Segmen Trihanggo-JC Sleman telah mencapai 84,79%. Pembebasan lahannya mencapai 98,1%.
Pada akhir RUPST Tahun Buku 2025, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, serta pengguna jalan.
“Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri,” demikian pernyataan Perseroan dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (21/6/2026).

