Maruarar Sirait Apresiasi Peran BTN di Sektor Perumahan Nasional
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mendapat tugas sebagai penyelenggara KPR pada 29 Januari 1974 dari Menteri Keuangan saat itu, Ali Wardhana. Tugas ini se...
โSaya apresiasi BTN karena telah menguasai 40% market share KPR, khususnya untuk masyarakat kecil di Indonesia. Saya doakan, tahun depan bisa naik menjadi 50% atau bahkan 60%, karena harus ada progres,โ ujar Maruarar.
Selain itu, BTN juga dinilai berhasil membuka akses KPR bagi sektor informal. Maruarar menyebut hampir 10% dari total penyaluran KPR BTN kini diberikan kepada masyarakat di sektor ini. โTiga hari lalu, saat Akad KPR Massal BTN di Serang, saya bertemu pedagang bakso, pedagang sayur, dan pegawai minimarket yang bisa punya rumah berkat jasa BTN. Ini adalah harapan nyata bagi rakyat kecil,โ kata Maruarar.
Peran BTN dalam membantu kaum milenial dan Gen Z memiliki rumah juga mendapat pujian. Menurut Maruarar, hal ini memberikan harapan besar bagi generasi muda agar bisa memiliki rumah di usia sekitar 30 tahun. โIni langkah baru yang menunjukkan bahwa negara hadir bagi anak muda dan kelompok informal,โ tambahnya.
BTN juga diapresiasi karena berperan aktif memberikan edukasi kepada para pengembang dari berbagai asosiasi, seperti REI, APERSI, dan Himperra. โKami berharap para pengembang semakin sukses dan terus maju dalam menjalankan usahanya,โ tutur Maruarar.
Tidak hanya itu, BTN turut membina anak muda di daerah untuk menjadi pengembang perumahan. Maruarar menceritakan pengalamannya bertemu seorang pengembang muda bernama Wawan di Serang, Banten. โWawan, yang masih sangat muda, mampu membangun ribuan rumah dalam setahun. Ini bukti adanya pemerataan dan distribusi pertumbuhan ekonomi di daerah,โ ujar Maruarar.
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...