Respon BEI Terkait Lonjakan Saham, Berkah Prima Perkasa (BLUE) Beberkan Kelanjutan Rencana Akuisisi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) soal pergerakan harga sahamnya yang melonjak tajam. Perseroan sekaligus me...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) soal pergerakan harga sahamnya yang melonjak tajam. Perseroan sekaligus membeberkan perkembangan terbaru rencana pengambilalihan saham atau akuisisi yang tengah berjalan.
Saham BLUE mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,88% pada perdagangan Senin (19/1). Harga saham ditutup di level Rp5.075, melesat Rp945 dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp4.130.
Volume transaksi perdagangan saham BLUE pada hari itu tercatat sebanyak 2.609.700 saham. Berdasarkan volume tersebut, nilai transaksi perdagangan saham BLUE pada Senin mencapai sekitar Rp13,24 miliar.
Tren penguatan masih berlanjut pada penutupan perdagangan Selasa (20/1). Saham BLUE berada di level Rp5.225, naik 2,96% dalam sehari. Saham ini bahkan sempat menyentuh harga tertinggi tahun berjalan di level Rp5.900.
Herman Tansri, Direktur Utama BLUE, mengaitkan volatilitas harga saham ini dengan rencana akuisisi yang sudah diumumkan sejak 5 November 2025. Menurutnya, proses negosiasi dengan pihak calon pembeli masih terus bergulir.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...