Taktik BCA Jaga Kualitas Kredit dan NPL! Target Pertumbuhan 6-8% Tahun Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA terus menjaga kualitas kredit agar tetap sehat meski pertumbuhan kredit terus dipacu. Strategi ini ditempuh melalui pengelolaan kred...
BCA menargetkan pertumbuhan kredit 6-8% hingga akhir 2025. Rudy Budiardjo, SVP Investor Relations BCA, mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2025, total penyaluran kredit mencapai Rp959 triliun.
Meski pada Juli 2025 pertumbuhan kredit melambat menjadi sekitar 1,5% secara bulanan, Rudy menyebut kondisi ini musiman. “Setiap tahun memang seasonality-nya seperti itu. Kami harap permintaan working capital meningkat di kuartal keempat, sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Pertumbuhan kredit tahun ini ditopang kredit produktif, terutama segmen korporasi, komersial, dan UMKM. Di segmen korporasi, sektor yang tumbuh positif meliputi jasa keuangan, perkebunan, pertanian, infrastruktur, dan energi.
Segmen komersial dan UMKM mendapat dukungan dari sektor logistik, transportasi, ritel, distribusi, serta bahan bangunan.
“Yang kami lakukan adalah terus menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan kredit agar tetap baik,” tutup John Kosasih.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...