Terungkap! Ini Dua Pewaris Konglomerat Mendiang Handojo Santosa yang Jadi Pemilik Manfaat Akhir JPFA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengungkap identitas pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perusahaan. Langkah ini merupakan bentuk transparansi Pe...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengungkap identitas pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perusahaan. Langkah ini merupakan bentuk transparansi Perseroan merespons permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Corporate Secretary JPFA, Maya Pradjono, menyebut nama Renaldo Santosa dan Gabriella Santosa sebagai pemilik manfaat Perseroan. Keduanya merupakan generasi ketiga dari keluarga konglomerat Santosa yang mengendalikan Japfa Group.
Penjelasan tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Bursa pada 6 Februari 2026. Informasi ini merujuk pada surat BEI nomor 009/JAPFA-BEI/LD-CS/II/2026 tertanggal 4 Februari 2026.
Selain Renaldo dan Gabriella, pemilik manfaat juga mencakup orang tua kandung serta saudara kandung mereka. Cakupan ini meluas hingga pasangan, anak, cucu, atau keturunan lebih lanjut dari keluarga tersebut.
Pihak lain yang masuk dalam daftar adalah setiap perwalian (trust) yang didirikan untuk kepentingan keluarga Santosa. Termasuk pihak-pihak yang memiliki hak suara mayoritas atas saham Perseroan.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah