Saham Melonjak Drastis, BEI Tetapkan Status UMA Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) ke dalam radar pantauan. Langkah ini diambil karena adanya kenaikan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Keputusan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para investor di pasar modal. Informasi tersebut disampaikan oleh Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi, Kamis (7/5/2026).

“Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” ujar Yulianto.

Meski demikian, status UMA ini tidak selalu berarti ada pelanggaran hukum. Yulianto menegaskan, “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.”

Hingga saat ini, BEI terus mencermati perkembangan pola transaksi saham ABDA. Informasi terakhir dari perusahaan dipublikasikan pada 30 April 2026. Isinya mengenai pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa.

Sehubungan dengan status UMA ini, para investor diminta untuk melakukan beberapa langkah antisipasi. Pertama, memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa. Kedua, mencermati kinerja serta keterbukaan informasi perusahaan.

Ketiga, investor perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS. Terakhir, mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Harga Saham ABDA

Berdasarkan data perdagangan terakhir pada Rabu (6/5/2026), saham ABDA ditutup menguat signifikan. Harganya melonjak Rp950 atau naik 24,93% ke level Rp4.760 per lembar.

Saham ini dibuka pada harga Rp4.760 dengan titik terendah berada di Rp3.920. Volume perdagangan tercatat sebanyak 140.900 saham.

Harga saat ini merupakan level tertinggi sepanjang tahun berjalan. Sebelumnya, harga terendah ABDA berada di posisi Rp2.230 pada 6 Februari 2026.

Nilai kapitalisasi pasar atau market cap perusahaan asuransi ini kini mencapai Rp2,95 triliun. Investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas harga yang terjadi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dibuka Menguat, IHSG Langsung Tancap Gas ke Zona Hijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka...

Harga Meroket, BEI Gembok Saham Dua Emiten Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian...

Laba Bersih BRMS Melonjak 21,6%, KB Valbury Sekuritas Rekomendasi Beli dengan Target Rp1.060

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru