Rogoh Kocek Rp199,24 Miliar, Cakrawala Multi Mineral Borong 11,72% Saham ASLI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Cakrawala Multi Mineral melaporkan telah melakukan investasi dengan memborong 732.500.000 lembar saham atau setara 11,72% saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI).

Mengutip keterbukaan informasi yang disampaikan pada Rabu, 6 Mei 2026, PT Cakrawala Multi Mineral membeli saham ASLI di harga Rp272 per lembar pada 4 Mei 2026. Total nilai transaksi tersebut mencapai Rp199,24 miliar.

Setelah transaksi tersebut, PT Cakrawala Multi Mineral resmi menjadi pemegang saham ASLI dengan kepemilikan sebesar 11,72%, dari sebelumnya tidak memiliki saham.

Tujuan pembelian saham ASLI tersebut untuk investasi jangka panjang dengan status kepemilikan saham langsung.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 6 Mei 2026, saham ASLI tercatat turun 9,83% menjadi Rp312 per saham dibandingkan sehari sebelumnya di posisi Rp346 per saham. Dalam sepekan, harga saham ASLI telah melemah 18,75% dari Rp384 per saham menjadi Rp312 per saham per 6 Mei 2026.

Sebagai informasi, pada Januari 2026, PT Wahana Konstruksi Mandiri mengakuisisi 3,92 miliar lembar saham atau setara 62,72% saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI). Akuisisi dilakukan melalui mekanisme crossing di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 19 Januari 2026.

PT Wahana Konstruksi Mandiri membeli saham ASLI pada harga Rp11 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp43,12 miliar.

Akuisisi tersebut dilakukan untuk pengembangan usaha. PT Wahana Konstruksi Mandiri juga bergerak di bidang konstruksi, sehingga diharapkan tercipta sinergi dengan pengalaman PT Asri Karya Lestari Tbk di industri yang sama.

Sebagai pengendali baru, PT Wahana Konstruksi Mandiri telah melaksanakan tender wajib atas 2,33 miliar saham publik dengan harga Rp204 per saham pada periode 5 Maret hingga 3 April 2026. Namun, hingga penutupan periode tender pada 15 April 2026, tidak ada pemegang saham publik yang menjual sahamnya. Dengan demikian, tidak ada saham yang berhasil dibeli dalam pelaksanaan tender wajib tersebut. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Saham Melonjak Drastis, BEI Tetapkan Status UMA Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham...

Harga Meroket, BEI Gembok Saham Dua Emiten Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian...

Laba Bersih BRMS Melonjak 21,6%, KB Valbury Sekuritas Rekomendasi Beli dengan Target Rp1.060

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru