Transaksi Jumbo! Pengendali NSSS Divestasi 5,5% Saham Perusahaan Rp1,048 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel Tumbuh Bersama (STB), salah satu pemegang saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) mengurangi kepemilikan dengan menjual sebanyak 1.310.000.000  unit (5,5%) saham perusahaan kelapa sawit tersebut pada tanggal 8 Mei 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Rabu 13 Mei 2026, Samuel Tumbuh Bersama(STB) menjual saham NSSS pada harga Rp800 per lembar. Sehingga, perusahaan investasi ini berhasil mengantongi dana Rp1,048 triliun.

Tujuan Samuel Tumbuh Bersama (STB) menjual saham NSSS adalah divestasi dengan status kepemilikan langsung. Meski telah menjual 5,5% saham NSSS, Samuel Tumbuh Bersama tetap menjadi salah satu pengendali Perseroan.

Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Samuel Tumbuh Bersama (STB) atas saham NSSS turun menjadi 7.032.811.900 unit atau setara 29,66% dari sebelumnya  sebanyak 8.342.811.900 unit atau setara 35,05% saham.

Emiten kelapa sawit ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp141,77 miliar pada kuartal I 2026, turun 12,57 % jika dibandingkan Rp162,16 miliar pada kuartal I 2025.

Penurunan laba ini dipicu antara lain oleh peningkatan beban pokok penjualan, beban usaha, serta kerugian atas perubahan nilai wajar aset biologis. Meski laba turun, penjualan NSSS naik 8,54% jadi Rp517,12 miliar di kuartal I 2026, dari Rp476,41 miliar kuartal I 2025.

Harga saham NSSS pada perdagangan, Rabu, 13 Mei 2026 tercatat di  Rp750 per unit, turun 1,32 dibanding  penutupan  sehari sebelumnya di Rp760 per unit. Selama periode sepekan, saham NSSS  turun   6,17%. Jika dibandingkan antara harga penutupan 13 April 2026 di terhadap harga penutupan kemarin, maka saham perusahaan  kelapa sawit tersebut telah turun sebesar 1,93%.

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) atau NSS Group adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2008 namun mulai beroperasi pada tahun 2009. Perusahaan ini memproduksi tandan buah sawit, minyak sawit mentah, dan inti sawit dari lima perkebunan di Kalimantan Tengah.

Perseroan juga memiliki satu pabrik kelapa sawit berkapasitas 60 MT per jam di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Produk yang dihasilkan NSSS Group dijual di pasar domestik. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gelontorkan Dana Rp936,65 Miliar, Haji Isam Caplok 21,12% Saham PACK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemilik Jhonlin Group, H. Andi Samsudin Arsyad...

Setelah Disuspensi, Saham WBSA Bebas dari Pemantauan Khusus BEI Pekan Depan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

OJK Tegaskan Belum Ada Revisi Target IPO, Kualitas Calon Emiten Jadi Prioritas Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan belum...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru