OJK Gelar Fit and Proper Test Direksi BEI, Nama Terpilih Diumumkan Paling Lambat 22 Juni

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan tengah memproses pemilihan jajaran direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2026–2030. Sebanyak empat paket calon direksi telah masuk ke regulator dan kini menjalani tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan seluruh kandidat dari empat paket tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan kriteria awal pencalonan.

“Semua ikut. Karena secara awal proses pemeriksaan kecukupan administratif maupun pemenuhan kriteria pengajuan calonnya kita nyatakan sudah baik,” ujar Hasan di Gedung BEI, Rabu (13/5/2026).

Setiap paket terdiri atas tujuh orang calon direksi. Dengan demikian, total terdapat 28 kandidat yang kini mengikuti proses seleksi di OJK. Pendaftaran calon direksi telah ditutup pada Senin, 4 Mei 2026.

OJK belum mengungkap identitas para kandidat guna menjaga objektivitas proses seleksi dan menghindari pengaruh dari faktor eksternal, termasuk pemberitaan media.

Menurut Hasan, nama-nama yang lolos akan diumumkan kepada publik paling lambat pada 22 Juni 2026.

“Paling lambat 22 Juni sudah akan diinformasikan kepada publik melalui media,” kata Hasan.

Jadwal tersebut mengacu pada ketentuan bahwa hasil seleksi harus diumumkan paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI, yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.

Sebelumnya Hasan mengatakan bahwa profil para kandidat cukup beragam. Selain pelaku pasar modal yang telah lama berkecimpung di industri, terdapat pula profesional dari sektor keuangan dan teknologi informasi.

“Terdapat juga calon yang berasal dari profesional di sektor lain yang relevan, termasuk dari sektor keuangan dan juga teknologi informasi,” ujar Hasan.

OJK saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap rekam jejak dan kelengkapan administrasi setiap kandidat untuk memastikan integritas para calon yang akan memimpin bursa dalam empat tahun mendatang.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gelontorkan Dana Rp936,65 Miliar, Haji Isam Caplok 21,12% Saham PACK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemilik Jhonlin Group, H. Andi Samsudin Arsyad...

Setelah Disuspensi, Saham WBSA Bebas dari Pemantauan Khusus BEI Pekan Depan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

OJK Tegaskan Belum Ada Revisi Target IPO, Kualitas Calon Emiten Jadi Prioritas Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan belum...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru