back to top

Butuh Dana untuk Pembiayaan, Sarana Multigriya Finansial Terbitkan Surat Utang Rp2,33 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMFP) menerbitkan surat utang senilai Rp2,33 triliun. Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VII SMFP tahap VI/2024 senilai Rp1,857 triliun, dan Sukuk Musyarakah Berkelanjutan  I SMFP tahap III/2024 sebesar Rp274 miliar.

Direksi SMFP dalam prospektus  tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Jumat (9/8/2024), mengemukakan, obligasi tersebut terdiri atas seri A sebesar Rp500 miliar dengan bunga tetap 6,70% per tahun dan tenor 370 hari, seri B senilai Rp192,195 miliar berjangka waktu dua tahun dengan bunga tetap 6,75% per tahun, dan seri C senilai Rp728,254 miliar berbunga tetap 6,805% per tahun dan tenor tiga tahun.  Sisa dari jumlah pokok obligasi sebesar Rp436,746 miliar dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Adapun Sukuk Musyarakah I Tahap III/2024 sebesar Rp274 miliar memiliki tenor 370 hari.

Menurut Direksi SMFP, dana hasil PUB setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk kegiatan penyaluran pembiayaan untuk mendukung pembiayaan yang disalurkan lembaga keuangan guna keberlanjutan kepemilikan kepenghunian, dan ketersediaan perumahan dan/atau permukiman bagi masyarakat.

Seluruh dana hasil Penawaran Umum Sukuk Musyarakah ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk kegiatan penyaluran pembiayaan untuk mendukung pembiayaan syariah yang disalurkan lembaga keuangan guna keberlanjutan kepemilikan kepenghunian, dan ketersediaan perumahan dan/atau permukiman bagi masyarakat.

Masa penawaran obligasi berkelanjutan VII SMFP  tahap VI/20234 dan Sukuk Musyarakah I SMFP tahap III/2024 pada 20-22 Agustus 2024. Pencatatan obligasi dan sukuk musyarakah SMFP di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 Agustus 2024.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi SMFP VII/2024 adalah  PT Indo Premier Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia,  PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan PT UOB Kay Hian Sekuritas, serta Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebagai wali amanat. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buntut Penggeledahan OJK dan Bareskrim, Mirae Asset Buka Suara Soal Uang Rp14,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Manajemen PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia...

Triwulan I 2026, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Penjualan Batubara 6,8 Juta Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)...

Penjualan Batubara Indo Tambangraya (ITMG) Naik 3% Jadi 24,7 Juta Ton pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru