spot_img

Kesepakatan Damai AS-Iran Picu Reli, Bursa Saham Eropa Mayoritas Menghijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa sebagian besar ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (15/6/2026) waktu setempat. Pergerakan ini dipicu munculnya terobosan kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Sentimen tersebut memicu reli di pasar tunai global dan membuat harga minyak mentah anjlok tajam.

Mengutip Investing, indeks STOXX 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 0,3%. Posisi ini sedikit turun dari rekor tertinggi baru yang sempat dicapai pada awal sesi. Hampir semua bursa utama di kawasan tersebut berada di zona hijau.

Indeks CAC 40 Perancis naik 0,4%. DAX Jerman menguat 1,1%. FTSE MIB Italia bertambah 0,7%. Sementara itu, indeks FTSE 100 Inggris justru menurun 0,4% ke level 10.430,62.

Tekanan pada bursa London berasal dari raksasa energi BP dan Shell. Keduanya masing-masing kehilangan nilai saham lebih dari 3,3% dan 4,4%.

Gejolak pasar menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump pada Minggu. Trump mengonfirmasi Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan untuk segera menghentikan permusuhan. Kedua negara juga sepakat membuka kembali jalur pelayaran penting di Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Gharibabadi memperkuat kabar tersebut melalui siaran televisi pemerintah. Ia menyatakan naskah kesepakatan sudah tuntas. Penandatanganan akan dilakukan akhir pekan ini.

“Kesepakatan tersebut telah final dan dijadwalkan untuk penandatanganan formal pada Jumat ini,” ujar Gharibabadi.

Jatuhnya harga minyak mentah membuat saham maskapai penerbangan terbang tinggi. Air France naik 3,5%. ICAG selaku pemilik British Airways naik 3%. Lufthansa juga melonjak 5%.

Kesepakatan damai ini menandai titik balik luar biasa bagi ekuitas Eropa. Sebelumnya pasar sempat jatuh ke zona koreksi dengan penurunan 10% dari puncak tertingginya pada pertengahan Maret.

Penurunan harga minyak dan pembukaan Selat Hormuz diharapkan mendinginkan tekanan inflasi di Zona Euro. Wilayah ini sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah. Kondisi ini membuat investor mulai mengurangi ekspektasi kebijakan moneter ketat.

Saham real estat yang sensitif terhadap suku bunga ikut terangkat. LEG Immobilien naik 2,7% dan Aroundtown tumbuh 3,9%.

Sektor barang mewah juga mendapat sentimen positif. Saham LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE dan EssilorLuxottica SA masing-masing naik 2,4%. Penurunan harga minyak membuat biaya bahan bakar penerbangan dan angkutan laut jauh lebih murah. Hal ini langsung meringankan tekanan pada rantai pasokan global mereka.

Di sisi korporasi, saham Saint-Gobain naik 5%. Perusahaan menjual bisnis distribusi spesialisnya kepada Kesko senilai USD 1,7 miliar. Renault juga mencatat kenaikan hampir 6% setelah menjalin kemitraan dengan Thales.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IPO Bersejarah SpaceX Raup Dana Raksasa USD 85,7 Miliar, Valuasi Tembus USD 2 Triliun

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – SpaceX mencatatkan sejarah baru sebagai...

Imbas Damai AS-Iran, Harga Emas Dunia Terbang 2,6%

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mendaki pada...

Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok 5% Usai Damai AS-Iran

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot sekitar 5%...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru