back to top

Perluas Basis Investor, Saraswanti Anugerah Siap Stock Split jadi Rp50

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) mengumumkan, pihaknya berencana untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) SAMF, dari Rp100 menjadi Rp50 per saham (1:2) pada Januari 2025. Setelah rencana stock split ini dilaksanakan, maka jumlah saham beredar SAMF meningkat jadi 10,250 miliar dariĀ  sebelumnya 5,125 miliar unit.

Menurut Theresia Yusufiani Rahayu, Direktur dan Sekretaris Perusahaan SAMF dalam prospektus rencana stock split yang diumumkan di Jakarta, Senin (09/12/2024), pemecahan nominal saham iniĀ  bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan investor. Dengan harga saham yang lebih rendah setelah stock split, saham tersebut menjadi lebih mudah diakses oleh investor ritel yang mungkin sebelumnya belum mampu membeli saham dengan harga tinggi. ā€œHal ini bisa memperluas basis investor,ā€ kata Theresia.

Selain itu, papar Theresia, stock split berpotensi meningkatkan likuiditas saham SAMF. Dengan bertambahnya jumlah saham yang beredar dan harga yang lebih terjangkau, volume perdagangan saham diharapkan cenderung meningkat. Likuiditas yang lebih tinggi dapat mempermudah investor dalam membeli dan menjual saham, serta membantu menjaga stabilitas harga.

Bahkan, lanjutnya, stock split dapat memperkuat persepsi pasar terhadap saham SAMF. Bagaimanapun, Perusahaan yang melakukan stock split seringkali dipersepsikan memiliki kinerja yang baik karena harga sahamnya telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan investor atas prospek perusahaan di masa depan.

Terkait dengan rencana stock split atau pemecahan nilai nominal saham tersebut, Perseroan telah menyampaikan rencana pelaksanaan Stock Split dan telah menerima persetujuan prinsip dari PT Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat No.: S-12314/BEI.PP2/11-2024 tanggal 21 November 2024.

Theresia mengatakan, rencana aksi korporasi Perseroan tersebut terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan ke pemegang saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) SAMF pada 16 Januari 2025.Ā (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tiga Obligasi Baru Melantai Bareng di BEI, Total Emisi 2026 Tembus Rp40,51 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) Ā - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan...

IHSG Rontok 7,89% Sepekan, Investor Asing Tarik Dana Rp7,29 Triliun Sepanjang 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) Ā - Kinerja pasar saham Indonesia sedang lesu...

Taspen Makin Agresif Serok Saham, BBNI hingga WTON Jadi Pilihan Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) Ā - PT Taspen (Persero) terus memperkuat portofolio...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru