STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (17/4/2026) WIB. Harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi pendorong utama. Investor menilai perdamaian tersebut dapat meredakan kekhawatiran inflasi. Selain itu, kondisi ini memperbaiki prospek penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Mengutip CNBC International, harga emas spot naik 0,6% menjadi USD 4.816,14 per ons troi. Logam mulia ini sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan pada sesi sebelumnya. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni menguat 0,3% ke posisi USD 4.838,10 per ons troi.
David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, memberikan analisanya. Ia menyebut meredanya ketegangan perang menurunkan tekanan inflasi. Situasi tersebut meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun ini.
“Seiring ketegangan perang yang terus mereda, tekanan inflasi telah berkurang, meningkatkan prospek pemotongan suku bunga Federal Reserve akhir tahun ini dan mendukung permintaan untuk logam yang tidak memberikan imbal hasil,” ujar David Meger.
Optimisme pasar tumbuh seiring laporan adanya terobosan dalam isu-isu pelik terkait konflik Iran melalui mediator Pakistan. Meski demikian, pihak Iran mengingatkan nasib program nuklir mereka belum sepenuhnya terselesaikan. Harga emas sendiri sempat tertekan saat perang pecah pada akhir Februari lalu akibat lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi tinggi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent turut memberikan komentarnya. Ia menyebut ekonomi akan melambat pada kuartal ini di tengah perang Iran. Namun, ia menegaskan kondisi ekonomi tetap baik dan akan segera bangkit kembali. Menurutnya, harga minyak saat ini tidak terlalu membebani ekspektasi inflasi.
Tren penguatan juga merembet ke logam mulia lainnya. Harga perak spot naik 0,3% menjadi USD 79,27 per ons troi. Pasar perak saat ini sedang menuju tahun keenam defisit struktural. Sejak tahun 2021, stok perak telah berkurang sebanyak 762 juta ons troi.
Pihak Silver Institute dan Metals Focus memperingatkan risiko pengetatan likuiditas di pasar perak. Hal ini tetap terjadi meski ekspektasi permintaan sedikit melemah. Sementara itu, harga platinum spot bertambah 0,9% ke level USD 2.129,55 per ons troi. Harga paladium juga merangkak naik 0,3% ke posisi USD 1.578,06 per ons troi.
