TBS Energi Utama Terbitkan Sukuk Wakalah Rp308,475 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) telah melakukan penandatanganan sehubungan dengan penerbitan Sukuk Wakalah I dengan dana modal investasi sukuk senilai Rp308,475  miliar pada 21 Maret 2025.

Penerbitan Sukuk Wakalah Jangka Panjang TOBA ini tanpa melalui penawaran umum. Manajemen Perseroan juga tidak menyebutkan dengan rinci perihal penggunaan dana atas  hasil penerbitan sukuk wakalah TOBA tersebut.

Sukuk Wakalah TOBA I ini memiliki jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerbitan. Sementara pembayaran kembali dana modal investasi sukuk wakalah dan imbal hasil akhir akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo.

“Pembayaran imbal hasil bekala akan dilakukan setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama pada 25 Juni 2025,” tulis Alvin Firman Sunanda, Direktur TOBA dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Senin (24/3/2025).

Menurut Alvin, aksi korporasi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.

Ditinjau dari sisi keuangan, TOBA membukukan laba sebesar US$34,83 juta pada triwulan III/2024, melonjak 364,67% jika dibandingkan US$7,49 juta pada triwulan III/2023. Lonjakan laba Perseroan ini karena ditopang oleh penurunan beban pokok pendapatan dan beban umum dan administrasi, masing-masing sebesar 18,76% ke US$258,31 juta dan 9,65% ke US$33,74 juta per September 2024.

Pendapatan TBS Energi Utama (TOBA) dari kontrak dengan pelanggan turun sebesar 9,1% menjadi US$336,64 juta pada triwulan III/2024, dari US$370,36 juta pada periode sama tahun 2023. Total aset TOBA per September 2024 sebesar US$932,17 juta. Adapun jumlah kewajiban dan ekuitas Perseroan per September 2024, masing-masing sebesar US$477,32 juta dan US$454,85 juta. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bekal Ibadah ke Tanah Suci: BRI Siapkan SAR 152,49 Juta untuk Living Cost Jemaah Haji 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Friderica Widyasari Dewi, Basis Populasi Muslim Dorong Inklusi Keuangan Syariah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru