Melejit 48,68%, Laba Indoritel Internasional Tembus Rp1,07 Triliun pada 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatat kinerja keuangan solid pada 2024. Hal ini terindikasi melalui kinerja pendapatan maupun laba Perseroan yang tumbuh positif. Manajemen Perseroan tampak berhasil melakukan efisiensi operasi sehingga kinerja tumbuh positif.

Emiten di bidang investasi, ritel, telekomunikasi dan internet ini membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,07 triliun (Rp75,58 per saham) pada 2024, melejit 48,68% jika dibandingkan Rp721,04 miliar (Rp50,83 per saham) pada 2023.

Berdasarkan laporan keuangan Desember 2024 yang diumumkan Selasa, (8/4/2025), pendapatan bersih DNET tumbuh 2,7% menjadi  Rp1,42 triliun pada 2024, dari Rp1,39 triliun pada periode sama tahun 2023.

Selain didukung pendapatan, lonjakan laba DNET juga ditopang oleh bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar Rp814,15 miliar pada 2024. Pencapaian ini melonjak 90,65% dari Rp479.47 miliar pada tahun 2023.

Pada saat sama, Perseroan juga mencatat penghasilan keuangan sebesar Rp532,16 miliar pada 2024, meningkat 8,8% dari Rp488,99 miliar pada 2023. Ini mendorong laba sebelum pajak Perseroan melambung 33,67% menjadi Rp1,14 triliun pada 2024 jika dibandingkan Rp856,82 miliar pada tahun 2023.

Sekedar informasi, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) dulu dikenal dengan nama PT Dyviacom Intrabumi, adalah perusahaan yang didirikan pada 16 November 1995 sebagai penyedia layanan internet dengan merek ‘DNET’.

Pada tahun 2013, Salim Group melakukan penyertaan modal pada perseroan, dan perseroan menggunakan modal tersebut untuk berinvestasi di Indomaret, Sari Roti (ROTI), dan KFC Indonesia (FAST).

Perusahaan berganti nama untuk menandai peralihan bisnis di tahun yang sama. Perusahaan terus menggeluti bisnis terkait internet dan meluncurkan portal bisnis online bernama Ogahrugi.com (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kuartal I 2026, Laba Formosa Ingredient (BOBA) Melonjak 96,82%, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Formosa IngredientFactory Tbk (BOBA) membukukan laba...

Pendapatan Naik 15%, Rugi Bersih POLU Justru Membengkak 893% di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Golden Flower Tbk (POLU) mencatatkan...

Dari Rugi, Multisarana Intan Eduka (MSIE) Berbalik Laba Rp173,75 Juta di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Multisarana  Intan Eduka Tbk (MSIE)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru